Pengembangan ekonomi pedesaan, Pertamina memiliki 4308 Pertashops

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Pertamina (Persero) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah membentuk 4.308 Pertashops untuk mengembangkan potensi ekonomi kota. Nicke Widyawati mencontohkan hingga Agustus 2020, Pertamina telah menyelesaikan pembangunan 500 unit Pertashop dengan target 4.308 unit yang telah dan siap beroperasi di 23 provinsi. Baca: Guna memfasilitasi pemanfaatan masyarakat, Pertamina berencana menyiapkan 4308 Pertashop pada akhir tahun,

“Pertashop akan mencapai 3.827 ruas pada tahun 2020. Ruas jalan tersebut tidak memiliki agen distribusi BBM dan LPG,” kata Nicke dalam keterangan tertulis. Mengatakan. Selasa (18/8/18), menurut Nicke, pembangunan Pertashop akan terus dilakukan hingga seluruh kawasan yang belum dilengkapi zona agen penyalur BBM dan LPG terealisasi. Pertashop dikelola pengusaha desa, “kata Nicky. -Mendagri Tito Karnavian menegaskan, keberadaan Pertashop harus membantu perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di pedesaan.

” Pertashop itu bersifat umum Kementerian Dalam Negeri memberikan arahan kepada pemerintah daerah dan masyarakat desa untuk mengembangkan model inovatif guna mempercepat penguatan kapasitas, tata kelola, dan pembangunan pedesaan. “-Tito menambahkan. Kebutuhan BBM di seluruh wilayah. Indonesia telah mempersempit jarak antara konsumen akhir dan mengembangkan penguasaan gerai di pedesaan.

“ Konsep Pertashop ini adalah pemerintah, Pertamina dan Village Partners Rencana kerjasama di antara mereka, ”tambah Tito.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *