Erick Thohir meminta emiten lebih mudah beradaptasi dan lebih mampu mendorong pembangunan ekonomi

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 telah mengubah segalanya, mengubah cara Anda bekerja dan berbisnis. Tak hanya swasta, perusahaan BUMN juga terkena imbasnya. — Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dampak pandemi Covid-19 sudah terasa di seluruh dunia karena semua negara, perusahaan, dan sektor ekonomi telah terkoneksi dengan jaringan global.

Baca: Menteri BUMN Erick Thohir Pimpin Satgas Pemulihan Ekonomi dan Corona, Ini Tugas Mereka

Baca: Menteri BUMN Erick Thohir Sekuel Serikat Pekerja Pertamina

Di saat bersamaan, Akibat Covid-19, Setiap orang harus menjaga jarak tertentu, yang mengarah pada — oleh karena itu, pemerintah tidak mengambil langkah-langkah untuk “mengunci” kebijakan hanya untuk mengkoordinasikan aspek kesehatan dan ekonomi. 7%.

Dengan diberlakukannya kebijakan normal baru dan perjanjian kesehatan, Erick berharap perekonomian dapat terus berjalan.

Erick optimis ekonomi akan pulih hingga 50% dalam beberapa bulan ke depan dan kembali ke level normal 100% setelah vaksin ditemukan.

“Perekonomian harus mulai bergerak. Kami percaya bahwa dalam beberapa bulan ke depan, tingkat tertinggi ekonomi akan kembali ke 50%. Saat ini, tantang, beradaptasi, mencoba menghasilkan uang, menghasilkan uang, tetapi juga menghasilkan uang. Namun, karena Covid-19 Banyak karya baru, yakni digitalisasi pasti akan mengubah segalanya secepat mungkin. Program “Ayo Ngobrol di Rumah” di aplikasi Maxstream yang dipandu oleh seniman Sophia Latjuba dan Gading Martin (dikutip Selasa (21/7)).

No Erick Penolakan dampak Covid-19 juga berdampak pada BUMN. Sebelum Covid-19, mulai Februari 2020, dia masih optimistis BUMN bisa memberikan dividen yang besar bagi negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *