Kemenparekraf memprediksi jumlah wisatawan akan berkurang karena jalur yang ditutup

Reporter Tribunnews.com melaporkan, Reynas Abdila-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Ari Juliano Gema, juru bicara Kelompok Kerja Manajemen COVID-19 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memprediksi jumlah kunjungan wisman akan menurun. Indonesia Covid -19 influencer pandemi.

Ini setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis informasi jumlah kunjungan wisman yang jumlahnya berkurang hingga April 2020. Diantara langkah yang diambil oleh pemerintah Indonesia dan pemerintah negara / daerah yang berkontribusi terhadap potensi wisman, Indonesia memutuskan menutup jalur internal dan eksternal untuk mencegah penyebaran Covid-19, ”kata Ali di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Dijelaskannya, untuk membuka kembali industri pariwisata, prosedur standar harus diterapkan di fasilitas umum.Tujuannya untuk lebih mengatur batasan masyarakat atas regulasi kesehatan industri pariwisata. Tambahan.

Ali juga mencontohkan, menurut Jokowi Instruksi Presiden tidak perlu terburu-buru membuka industri pariwisata. – Ia menjelaskan, Presiden Jokowi meminta fokus pada “pertama memobilisasi wisatawan dari dalam negeri, dan sebelum kedatangan wisatawan lagi, harus disiapkan kesepakatan reguler baru. — Tentunya tergantung dari kesiapan masing-masing kawasan wisata.

Ali Giuliano mengatakan: “Kami telah berkoordinasi dengan beberapa pemimpin daerah. Daerah mereka paling bersedia menerima wisatawan dan sudah mulai melaksanakan kesepakatan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *