Pengamat nilai kini menjadi saat yang tepat untuk membersihkan pasar modal

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Perbaikan IHSG pasca penurunan jangka panjang akibat pandemi Covid -19 dinilai tidak terlepas dari banyak faktor.

Termasuk kebijakan OJK yang diberlakukan untuk mencegah pasar keuangan menyelam terlalu dalam dan rebound pada waktu yang tepat. — Penguatan IHSG juga harus mendorong OJK untuk terus melakukan tindakan pembersihan pasar modal sejak akhir tahun guna melakukan transaksi pasar modal secara berkala, kredibel dan transparan serta melindungi konsumen. .

Baca: OJK: Dana asing kembali ke pasar modal

Menurut pengamat pasar modal Prihatmo Hari, selama periode Covid-19, OJK berperan besar dalam menjaga volatilitas pasar saham. Ketika tekanan ekonomi global mulai mempengaruhi sektor keuangan Indonesia, berbagai kebijakan akan dikeluarkan pada waktunya. .

Prihatmo juga menilai perbaikan IHSG sejalan dengan ekosistem pasar modal yang semakin kredibel, dan sejak tahun 2019, dengan adanya investasi pembersihan pasar modal OJK, investor juga sangat puas dengan hal tersebut. Menghadapi penurunan valuasi pasar modal, dia mengatakan dalam keterangan tertulis, Jumat (12 Juni 2020): Anargya Aset Manajemen meluncurkan 2 reksa dana- “Ini tentang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri”. . Seperti kita ketahui bersama, dalam rangka meningkatkan kepatuhan pelaku pasar modal, OJK telah melakukan 206 tindakan pengawasan di tahun 2019, termasuk berbagai pemeriksaan, seperti perdagangan efek, kepatuhan lembaga sekuritas, kepatuhan pengelolaan investasi, dan kepatuhan emiten. Dan kepatuhan dengan lembaga profesional dan pendukung. -Akibatnya, ditemukan berbagai pelanggaran dalam operasi pemantauan ini, seperti transaksi palsu, manipulasi harga, reksa dana pendapatan tetap, pemasar reksa dana yang tidak sah, pelanggaran RUPS / RUPSLB dan lain-lain.

Saat Hans Kwee, direktur Anugerah Mega Investama. Dia mengatakan, kebijakan pembersihan OJK cukup membuat bursa lebih bersih dan lengkap. Langkah ini berlaku bagi investor lokal dan asing yang masuk ke pasar saham Indonesia.

Baca: Sri Mulyani Ingatkan Pelaku Pasar Modal Minta BEI Lindungi Investor Kecil- “Saat ini, investasi sudah pasti masuk ke Indonesia. Kalaupun investor asing masuk pasar blue chip dan tidak terpengaruh Memanipulasi dampak pasar, pasar yang lebih bersih dan transparan juga akan menguntungkan, ā€¯jelasnya. Hans Kwee mengatakan, selama pandemi Covid-19, ada tujuh kebijakan di pasar modal, dan dia menghilangkan kekhawatiran. Partisipan Pasar.Untuk referensi, sejak Maret 2020, regulator telah mengeluarkan berbagai regulasi, antara lain pelarangan short selling, penolakan otomatis asimetris, suspend trading selama 30 menit untuk menurunkan indeks sebesar 5%, dan pembelian kembali saham Tidak perlu melalui RUPS dan ekstensi. Gunakan laporan keuangan IPO dari 6 bulan hingga 9 bulan.

Berita ini disiarkan secara Cash dengan tajuk: Observer: Sekarang adalah waktu yang tepat untuk membersihkan pasar modal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *