Akibat Covid-19, Bank Mandiri menargetkan restrukturisasi kredit bisa mencapai Rp 180 triliun

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan pengurangan atau restrukturisasi kredit kini mencapai Rp 100 triliun.

Direktur Operasional Bank Mandiri Panji Irawan mengatakan, akibat pandemi corona atau Covid-19, sebanyak 500.000 nasabah telah meminta keringanan. Dia mengatakan dalam webinar bahwa hal itu diharapkan terus berlanjut. (Selasa, 30 Juni 2020). Pada akhir tahun 2020, angka ini mungkin mendekati Rp180 triliun, tergantung pada persyaratan bantuan. Kemungkinan besar akan mencapai sekitar Rp 180 triliun. Dia berkata. Baca: Pengajuan Kredit Biasa Baru: KUR Mikro Melalui cara dan ketentuan ini, BIS bisa mencapai Rp 50 juta-menurut dia, proses restrukturisasi sedang berlangsung selama debitur benar-benar terkena pandemi Covid-19. Kebaikan perusahaan.

“Mereka sangat bersyukur karena kita akan memiliki kehidupan baru tahun depan. Pertama-tama, mereka telah membantu mereka dengan menunda pengeluaran bunga melalui kemudahan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *