Departemen Tersangka Petugas Maritim

Report oleh Tribunnews.com reporter Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM Jakarta-Kepala Hubungan Masyarakat dan Luar Negeri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Agung Tri Prasetyo mengatakan bahwa lembaganya telah merilis seorang karyawan Menurut berita, karyawan itu dinyatakan dicurigai memiliki coronavirus dan saat ini sedang menjalani perawatan. Ketika mengkonfirmasi ke Jakarta, Agung mengatakan: “Kami membuat kemajuan pesat. Menteri Kelautan dan Perikanan telah menghubungi Menteri Kesehatan untuk mengirimnya ke rumah sakit rujukan segera.” Selasa (2020/3/17) .

A Gong mengatakan bahwa kesehatan karyawan memerlukan perhatian medis segera, tetapi dia tidak yakin apakah coronavirus itu positif atau negatif.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan. Saya harap kami bisa segera pulih. Kami juga akan membantu keluarga yang bersangkutan,” tambah Pak Agung. -Mr Agung menjelaskan bahwa FCT telah mengambil banyak langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus ini, termasuk menyemprotkan desinfektan ke seluruh area gedung Mina Bahari I, II, III dan IV.

Semua pintu masuk dan keluar gedung atau kamar tetap terbuka sehingga karyawan tidak langsung menyentuh pintu yang mudah terinfeksi virus. Disinfektan juga didistribusikan di banyak lokasi di setiap gedung.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk membantu mencegah penyebaran epidemi covid-19, terutama di lingkungan KKP.

Baca: Luhart mengklaim bahwa jumlah investasi yang direalisasikan telah sedikit menurun-Sejak Minggu, 15 Maret 2020, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo telah mengumumkan kebijakan yang mewajibkan semua industri untuk meningkatkan kesadaran.

Melalui Surat Edaran B.181 / SJ / KP.620 / III / 2020, ada banyak peraturan tentang implementasi sistem kerja di lingkungan KKP, seperti bekerja di rumah dan membatalkan atau membatalkan kunjungan kerja ke daerah dan negara asing.

Baca: Virus Corona menyebar di luar China, dan warga telah diblokir di 4 negara

Meskipun tindakan pencegahan yang diambil dengan menerapkan sistem pekerjaan rumah pada gilirannya, layanan KKP akan terus melakukan fungsi terbaiknya. Kata Agung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *