Siapkan 1.000 hektar sawah irigasi untuk mendorong ketahanan pangan

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pengembangan sumber daya pangan yang memenuhi kebutuhan dasar masyarakat membutuhkan daya saing yang kuat dan kerja sama yang kuat.

Kemudian dapat pula mendukung pengembangan potensi petani di masyarakat pedesaan. Kemarin (14/8/2020), Dompet Dhuafa menjalin sinergi keamanan pangan di Desa Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat melalui Dana Amanat Sosial (STF) yang dibentuk bersama OK Oce dan Pondok Pesantren Al Muhtadin (PPA).

Dengan latar belakang optimalisasi epidemi jangka panjang dan kemandirian pangan, potensi lokal menjadi perhatian utama bagi keberlanjutan pengembangan Dompet Dhuafa. Hasil penanaman petani binaan Dompet Dhuafa dan mahasiswa di sawah irigasi seluas 50 hektar berhasil dilaksanakan setelah panen pertama.

Baca: Menteri Pertanian Syahrul Gelar Peresmian Taman Ilmu Pertanian Jeruk di Malang

Selanjutnya Dompet Dhuafa bersiap memperluas lahan pertanian beririgasi hingga 1.000 hektar. Upaya ini untuk mendukung dan mendorong upaya menghadirkan potensi ekonomi petani ketahanan pangan masyarakat.

“Rencana Dompet Dhuafa untuk mengatasi dan mengantisipasi wabah Covid-19 yang belum juga datang. Kami sedang mengembangkan rencana ketahanan pangan berbasis petani yang bertujuan untuk memungkinkan warga, pesantren dan masyarakat. Pimpinan bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan“ Sabtu / 2020).

Baca: Ibukota DKI Jakarta semula sawah 414 hektar

Ketua Yayasan DDR Nasyith Majidi menambahkan pertanian sering dibicarakan Salah satu sasaran penting dari proyek tersebut, mengingat pertanian sendiri merupakan salah satu jenis pangan nasional yang bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa Indonesia.

“Oleh karena itu Dompet Dhuafa menjalin kerjasama yang sangat berdaya saing dan baik melalui STF. Guna menciptakan peluang bagi para petani, ”kata:“ Kemudian melalui upaya komprehensif untuk memberdayakan potensi sosial, potensi alam, sistem ekonomi, dan potensi pendukung ekonomi masyarakat pedesaan, sehingga mampu mengubah kehidupan masyarakat pedesaan. Ciptakan kesejahteraan masyarakat pedesaan yang berkelanjutan, ”lanjutnya. Dompet Dhuafa terus mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berdampak besar bagi masyarakat. Di bidang ekonomi, berdampak menunjang kesejahteraan masyarakat. Pusat kekuatan khususnya dalam aspek kedaulatan pangan.

Sebagai pembeli hasil pertanian melalui wirausaha sosial Dompet Dhuafa (DDSE), salah satu fokus Dompet Dhuafa adalah memberikan dukungan berupa permodalan, pembelian hasil dan mengantarkan hasilnya ke pasar .Termasuk proyek pembangunan yang menggabungkan wirausaha sosial dengan dana sosial.

Berita ini disiarkan di Kandan dengan tajuk: Dompet Dhuafa sedang bersiap menanami 1.000 hektar sawah produksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *