Tujuh perusahaan OYO Indonesia mendorong bisnis mereka dari yang baru menjadi normal

Wartawan Tribunnews Lita Febrianti melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 sudah parah melanda industri perhotelan. OYO Hotels and Homes Indonesia mengungkapkan bahwa akibat Covid-19, tingkat hunian hotel mitranya turun 60%.

“Setelah kejadian Covid, tingkat hunian OYO turun sekitar 60% dari baseline yang ada. Oleh karena itu, jika kita lihat, jumlah departemen telah turun. Maret merasakan masa pandemi. Oyo akan Secara bertahap turunkan tingkat huniannya, ”ujar Eko Bramantyo, Country Manager Emerging Business OYO Indonesias and Homes, Kamis (06 November 2020).

Guna mendorong perkembangan bisnis di fase normal baru, OYO menyiapkan tujuh item. Strategi dengan standar desinfeksi.

Baca: Spekulasi yang diakuisisi Bukopin kembali mengurangi saham bank BUMN, BBNI Terburuk – Pertama-tama, OYO akan rutin memengaruhi semua kamar dan area hotel biasa (seperti gagang pintu) Disinfeksi dengan kunci pintu dan pintu), dan letakkan pembersih tangan di area umum hotel (seperti resepsionis) untuk menjaga kebersihan.

Baca: Pesawat Garuda di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin melanggar larangan

Kedua, pastikan menyediakan hand sanitizer dan masker untuk menjamin keselamatan tamu hotel.

Ketiga, untuk memastikan keamanan staf, akan menyediakan staf hotel di tempat dengan pembersih tangan dan masker, serta alat pelindung diri atau seragam alat pelindung diri (opsional)

Keempat, sediakan dari asrama Pengalaman akomodasi untuk check-out dengan kontak fisik minimal. Untuk maskapai tujuan Garuda Pontianak hanya memiliki 4 penumpang kelima, OYO juga akan menyelenggarakan pelatihan terkait prosedur kesehatan dan keselamatan bagi karyawan dan tim di tempat selama pandemi.

Keenam, pastikan jarak fisik maksimum dari lingkungan hotel. Ketujuh, menyediakan hotline dan rute darurat ke rumah sakit terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *