Untuk menjalankan bisnis syariah, Pegadaian bekerja sama dengan organisasi Wakaf MUI

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pegadaian menjalin kerja sama dengan MUI Wakaf untuk memperluas layanan hukum Syariahnya dengan mengesahkan Penggerak Wakaf dan Sahabat Wakaf menjadi agen Hukum Syariah Pegadian, sehingga meningkatkan kapasitas dan pendapatannya. Terima kasih kepada MULIA untuk investasi emas dan Pegadaian untuk tabungan emas.

Damar Latri Setiawan, Direktur Operasi dan Jaringan Penjualan PT Pegadaian (Persero), mengatakan sebagai agen Pegadaian Syariah, Penggerak Wakaf dan Sahabat Wakaf akan bertindak sebagai agen saluran pemasaran dan distribusi Pegadaian Syariah juga melakukan investasi emas melalui MULIA Dan Tabungan Emas Pegadaian untuk mengumpulkan dana wakaf emas. /6/2020).

“Pialang pegadaian syariah akan membagi hasil (fee) sesuai dengan ketentuan yang berlaku nantinya. Bagi hasil dihitung berdasarkan transaksi produk dan layanan Pegadaian Syariah, seperti Pembiayaan Mobil (Amanah), Pembiayaan Haji (Arrum Haji), Pembiayaan Usaha Mikro (Arrum Mikro), Ikrar Hukum Islam (Rahn), Arrum Emas Dan Tabungan Emas, ”ucapnya.

Di saat yang sama, Dr. Nadjamudin Ramly, Wakil Sekretaris Pengurus Pusat MUI, memuji kerja sama kedua pihak.

Kerja sama semacam ini penting untuk membenahi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Sangat penting.

“Saat ini kesadaran umat Islam akan penerapan ekonomi Islam semakin meningkat. Oleh karena itu, kerjasama antara Pegadaian dan Wakaf MUI akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan produk dan layanan syariah yang disediakan oleh Syariah Pegadian.” Dia berkata.

Dalam kerjasama ini, Badan Wakaf MUI dan Pegadaian Syariah akan melakukan kegiatan sosialisasi, pembinaan, pembinaan dan konsultasi teknis kepada penggerak Wakaf dan sahabat wakaf.

Selain itu, juga memantau dan mengevaluasi agar badan tersebut berfungsi dengan baik.

Penerbitan wakaf emas dari ajaran Islam Kegiatan penggalangan dana Pegadaian dipromosikan oleh pengalaman jangka panjang Pegadaian dalam perdagangan emas, dan didukung oleh lebih dari 4.000 gerai lebih dari 9.000 agen di seluruh Indonesia. -Dari sisi layanan, perusahaan juga menggunakan teknologi informasi dan aplikasi Digital Syariah Pegadaian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *