Pupuk Indonesia bersiap mendukung Kementerian Pertanian mendistribusikan pupuk

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Pupuk Indonesia Indonesia (Persero) siap mendukung kiprah Kementerian Pertanian yaitu berupaya memperkuat sektor pertanian Indonesia dengan memberikan pupuk kepada petani.

Salah satunya dengan meningkatkan ketepatan penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani. Sesuai dengan instruksi Menteri Pertanian, penerapan kartu petani akan dilaksanakan secara bertahap. — Ketua Pelaksana PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman (Bakir Pasaman) mengatakan, pihaknya siap mendukung Kementerian Pertanian dalam menerapkan penggunaan kartu petani.

“Melalui Kartu Tani (Kartu Tani)”, semoga bisa disalurkan.Seperti yang selalu diutarakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pemberian subsidi pupuk bisa lebih diatur dan bertanggung jawab. Bakir mengatakan, untuk wilayah yang akan dilaksanakan meliputi 7 provinsi, 30 kabupaten / kota, dan 208 wilayah., Pupuk Indonesia juga berkoordinasi dengan Himpunan Perbankan Negara (Himbara) untuk memberikan data pemupukan secara lengkap untuk pendopo sebagai implementasi. Database yang diperlukan untuk peta. Petani … “Kami juga bertujuan untuk memperkaya semua jaringan paviliun kami, Bakir berkata:” Kios pupuk saat ini telah mencapai 83% kemajuan.

– Ba kir Ia menambahkan, di sisi lain, Grup Pupuk Indonesia juga terus berupaya. Meningkatkan efisiensi untuk menekan biaya penjualan pupuk, sehingga dapat mengurangi beban subsidi pemerintah. Digunakan untuk bahan baku dan jasa transportasi, serta penerapan kebijakan relokasi gudang. Katanya … seperti semua orang tahu, Kementerian Pertanian melalui Administrasi Umum Pertanian dan Sarana Pertanian (PSP) berkomitmen untuk memperkuat sektor pertanian, salah satunya dengan penyaluran kartu petani yang akan digunakan untuk membeli kembali pupuk bersubsidi di lahan tertutup. PSP Sarwo Edhi mencontohkan bahwa sesuai dengan pemberitahuan KPK, Pembelian pupuk kimia. Karena itu, ia berharap petani bisa secara bertahap membeli kembali pupuk kartu tersebut.

“Kartu petani perlu dipercepat. Kami optimis program kartu ini akan menjadi rahasia petani untuk membeli pupuk tertutup. Presiden juga sedang fokus pada Program Kartu Tani, ”ujar Sarwo Edhi. -Sarwo Edhy menegaskan akan segera merilis informasi terkait pembelian kembali kartu petani bersubsidi yang ditutup di masing-masing daerah.

Ia tidak memungkiri bahwa dibutuhkan banyak kerja keras dan kerjasama. Mewujudkan program kartu petani ini, meski demikian Sarwo Edhy mengaku optimis dengan berjalannya program kartu petani. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *