Ombudsman Alvin Lie sering menerima teks kutipan pada waktu yang tidak wajar dan menggugat Indosat

TRIBUNNEWS.COM, Mediator Republik Jakarta-Indonesia, Alvin Lie menggugat PT Indosat Tbk di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena diyakini terus mengirimkan informasi lelang. -Nomor pendaftaran gugatan adalah 464 / Pdt.G / 2020 / PN JKT.Pst, dan tanggal 14 Agustus 2020.

Dalam gugatan tersebut, Alvin juga menyertakan Menteri Perhubungan dan “Direktur Badan Informasi Republik Indonesia”. Sebagai narasumber.

David Tobing, kuasa hukum Alvin Lie, telah mengonfirmasi bahwa kliennya telah menempuh proses hukum terhadap Indosat dan Menteri Komunikasi dan Informatika. Sejak Februari 2020, Alvin telah meminta Indosat membayar ganti rugi tidak berwujud sebesar Rp 100 untuk jam-jam tertentu dalam gugatan tersebut.

“Indosat berulang kali mengirimkan SMS atau SMS yang mengganggu kepada pelapor. Kirimkan pada jam-jam yang tidak wajar (misal: pulang kerja, libur kerja dan libur 18.00). Pada pukul 02.30 pagi,” David Demikian disampaikan dalam keterangan tertulis pada Minggu, 16 Agustus 2020. -David menjelaskan bahwa kliennya telah mengadu di akun media sosial @IndosatCare miliknya. Administrator media sosial PT Indosat Tbk meminta maaf dan akan mengevaluasi sistem tersebut.

Setelah mengajukan keluhan, Alvin tidak menerima kabar penawaran selama beberapa hari. –Baca: Pendapatan Indosat Ooredoo Meningkat 9,4% di Kuartal II 2020. Tawaran lain diterima mulai Maret 2020 hingga Agustus 2020. Ia pun mengadu ke akun media sosial IndosatCare, namun tak berhenti mengirimkan pesan tawaran tersebut. — David merasa PT Indosat Tbk merongrong kenyamanan dan keamanan Alvin sebagai konsumen. . Kalaupun perlu untuk melindungi kenyamanan dan keamanan konsumen sesuai dengan Pasal 4 UU Perlindungan Konsumen.

Menurut David, Indosat juga melanggar ketentuan huruf a dan b Pasal 23 ayat 2 Kementerian Perhubungan, terkait ketentuan layanan pengiriman konten (Permenkominfo) di jaringan seluler seluler pada edisi ke-9 tahun 2017.

“Perilaku terdakwa melanggar privasi dan merupakan proposal yang mengganggu,” kata David.

Judul artikel ini sering dimuat di Kompas.com. Memberikan SMS pada waktu yang tidak wajar, Alvin Lie menggugat Indosat “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *