Industri perhotelan mulai berkembang, dengan kesepakatan yang ketat

TRIBUNNEWS.COM-Menurut riset Colliers International, hotel merupakan kawasan yang paling terdampak Covid-19. Pasalnya, saat terjadi pandemi, pengunjung disarankan tinggal di rumah agar tidak menjadi pembawa dan penyebaran penyakit.

Di era normal baru ini, industri perhotelan juga tanpa henti terhubung kembali dan menerapkan berbagai inovasi untuk bertahan hidup. Bahkan selama pandemi.

Salah satunya adalah memperkuat prosedur kebersihan. Industri perhotelan diharapkan terus meningkatkan tingkat pelayanan terutama dalam hal kebersihan hotel.

Contohnya, Hotel Tentrem di Yogyakarta sudah mulai beradaptasi dengan ancaman virus yang ada. Padahal, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pembangunan hotel baru di kawasan Alam Sutera.

Membangun hotel berbintang lima merupakan bentuk kerjasama antara PT Hotel Candi Baru dan PT. Praja Karalon Perdana .

PT Praja Karalon Perdana sebagai pengembang dan PT Hotel Candi Baru (melalui Perusahaan Manajemen Hotel Tentrem Indonesia (THMI) untuk pertama kalinya) akan menjadi operator Tentrem Alam Sutera.

CEO PT. Irwan Hidayat dari Hotel Candi Baru mengatakan, pembangunan Hotel Tentrem di Alam Sutera sudah memasuki tahap desain dan diharapkan selesai pada akhir 2022. Kerjasama antara PT ditandatangani. Jumat (19/6/2020) pagi di Hotel Candi Baru di Jakarta bersama PT Praja Karala Perdana.

Hotel dengan sinar ultraviolet

Pada fase pertama tahun 2020 ini, Penanggung Jawab Hotel Tentrem Mario Hidayat menjelaskan sedang mempersiapkan konsep, desain, dll.

“Tahun depan, kami akan mulai persiapan. Dia berkata:” Pengembangan terkoordinasi dengan konsultan di bidang arsitektur, interior, struktur dan mekanik dan listrik (ME). Selain itu, Dirut PT. Tenja Temtrem Alam Sutera akan fokus pada budaya lokal, seperti Hotel Tentrem di Yogyakarta dan Semarang yaitu Praja Karala Perdana Agus Budiono. Mario Hidayat menegaskan “Ini akan mempromosikan budaya lokal, tetapi tingkat pelayanan dan kemewahan tetap sama. Mario Hidayat menambahkan, “tingkat pelayanan dan kemewahannya sama dengan hotel Tentrem lainnya”.

Irwan Hidayat menambahkan, pasca pandemi Covid-19, Hotel Tentrem Alam Sutera akan dibangun sesuai kebutuhan masyarakat. Irwan Hidayat mengatakan: “Menggunakan sinar ultraviolet untuk desinfeksi saat memilih tamu.

Langkah ini dipilih karena menurut Profesor Anthony Griffiths, sinar ultraviolet dapat membunuh hingga 99% virus Covid-19.” Sejak pandemi, kami sudah menyiapkan “protokol pembersihan standar baru” untuk membuat sistem protokol pembersihan Hotel Tentrem berbeda dengan sebelum pandemi, dan sekarang kebersihan sudah ditingkatkan, “kata Mario Hidayat. Dia masuk ke hotel sebelum masuk ke hotel. Tubuh, kamu harus memakai topeng.

“Kami menjaga makanan kami, dan sekarang kami membungkus sendok dan garpu yang dibungkus dengan plastik dengan plastik. Jadi jangan campur, ini bukan buffet biasa. Mario berkata: “Kita juga berbagi makanan dan kita masak sendiri-sendiri.” Selain itu, untuk memastikan pengunjung hotel terlindungi dari Covid-19, manajemen hotel Tentrem juga menyiapkan satu di lift. Staf. Melalui lingkungan hotel.

“Di elevator, kami sekarang hanya menyediakan agen dengan pengoperasian menekan tombol elevator. Mario Hidayat menyimpulkan:” Justru karena pandemi inilah kami siap. “

telah membuat sedikit kemajuan adalah hal biasa, yang penting industri pariwisata negara terus berkembang berharap Indonesia terus berkembang

Penulis:.! Dea Duta Aulia / Edit: Dana Delani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *