Kementerian Keuangan: Ketidakpastian seputar vaksin Covid-19 membuat ekonomi sulit

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan pemerintah sedang berusaha membimbing ekonomi untuk terus berkembang di bawah situasi normal baru ini. — Badan Kebijakan BKF (BKF) Febrio Kacaribu mengatakan bahwa pembatasan sosial masih ada, tetapi skalanya tidak besar, tetapi masyarakat harus mengurangi kegiatannya. Dia mengatakan: “Dibandingkan dengan kondisi normal, pabrik tidak akan berjalan pada kecepatan 100%. Kapasitas ekonomi keseluruhan tidak akan berjalan pada kecepatan 100%.” ​​Panggilan konferensi diadakan di Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Karena efek korona atau pandemi Covid-19, situasi ini dianggap sebagai bagian dari hidup bersama dan tidak pasti.

“Saat ini, Indonesia adalah salah satu negara yang berjuang bersama. Penemuan vaksin memang sangat kritis. Jika kita masih ingat flu Spanyol 100 tahun yang lalu, mungkin sudah lebih dari 2 tahun, karena vaksinnya belum ditemukan,” Febrio .

Menurutnya, pada waktu itu di dunia, ada ketidakpastian selama bertahun-tahun.

Karena itu, pemerintah juga harus memperkirakan bahwa jika vaksin Covid-19 belum ditemukan, mungkin ini masalahnya, jadi saya tidak tahu berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengatasinya. “Jadi dapat dikatakan bahwa kita dapat memasuki normal baru, tetapi ketika kita meningkatkan 5% dalam beberapa tahun, normal baru ini tentu bukan normal nyata. Dia menyimpulkan bahwa normal baru ini akan menjadi normal baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *