Faisal Basri mengingatkan untuk tetap waspada, meski orang asing kembali muncul di depan umum

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, India TRIBUNNEWS.COM-Ekonom senior India Faisal Basri mengatakan, secara keseluruhan, masih ada arus keluar modal sekitar 7 miliar dolar AS di pasar saham. Sejak pertengahan Mei, investor asing kembali masuk ke pasar saham, namun investor lokal tetap perlu waspada. Ia mengatakan saat conference call di Jakarta, Rabu (6 Juni 2020). “Menurutnya, situasi ekonomi global, khususnya situasi ekonomi global di Amerika Serikat masih mengkhawatirkan, dengan angka pengangguran yang meningkat hingga lebih dari 10%.”

Baca: Ramalan Faisal Basri dan Rupiah Pasca Puncak Covid-19 Ini melemah lagi pada akhir Juni- “Di Amerika Serikat, tingkat pengangguran naik menjadi 14%. Meski telah turun kembali menjadi 13%, pasar saham kini naik. Banyak orang juga bertanya kepada negara ekonom lain,” Fassa Er berkata.

Baca: Kritik Faisal Basri terhadap Rencana PEN: Arus Utang Jangka Pendek dan Utang Pemerintah dalam Jumlah Besar ke BUMN

Fenomena ini dilihat sebagai menyoroti hubungan yang semakin berkembang antara kinerja pasar modal suatu negara dan pasar uang serta kinerja ekonomi Hubungan terputus-putus.

Baca: Diam-diam PLN Bantah Harga Listrik Naik

“Dulu pengangguran melonjak, dan bursa langsung bereaksi. Sekarang kita (IHSG) sudah tembus 5.000 karena asing (seiring waktu). Pungkasnya, Anda Harus diingat bahwa 41% orang asing ada di pasar saham kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *