Nilai tukar IHSG dipengaruhi oleh tekanan pasar global yang dipicu oleh konflik Tiongkok-AS pada Covid-19 Volume II

Reporter Tribunnews.com melaporkan bahwa TRIBUNNEWS.COM Jakarta, Yanuar Riezqi Yovanda, dan indeks saham gabungan Jakarta mengalami tekanan dari minus 1,24% menjadi 5.179 pada penutupan hari pertama perdagangan. Hans Kwee mengatakan IHSG berada di bawah tekanan pasar dunia, terutama dari Amerika Serikat.

“Ini beberapa masalah yang dihadapi pasar dunia. Harga saham teknologi di Amerika Serikat turun karena naik, dan saham teknologi mengkhawatirkan lalu dijual,” ujarnya kepada Tribunnews, Rabu, 9 September 2020. .

Baca: Prediksi Analis untuk IHSG Minggu Depan Terguncang Setelah Turun 2% – “China Akan Reformasi Industri Teknologi Dengan Metode Produksinya Sendiri. Lalu Donald Trump Bicara Tentang Absennya China ( Business) Dunia “Hans-Menurutnya, pernyataan kontroversial Trump membuat para pelaku pasar gelisah karena perdagangan China yang begitu luas sehingga dapat menimbulkan masalah .

Di sisi lain, Ia melanjutkan, potensi penyebaran virus corona atau Covid-19 Volume II sudah mulai terlihat di Eropa, khususnya di Inggris. Ia menyimpulkan: “Di Inggris dan Eropa, jumlah kasus bertambah sedetik, disusul India, yang kini menjadi kasus terbesar kedua setelah Amerika Serikat. Lalu, di Indonesia, kasus Covid-19 juga meningkat.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *