Mendorong masyarakat untuk membeli produk UKM guna memulihkan perekonomian nasional

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan

JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Nufransa Wira Sakti, seorang ahli pemeriksa pajak di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), mengimbau masyarakat untuk membeli produk mikro, kecil dan menengah, usaha besar (UMKM), bahkan di Covid- Gerakan ekonomi terjadi selama 19 pandemi.

“Orang dengan pendapatan tetap dan mungkin lebih banyak uang membeli produk UMKM untuk membuat perekonomian berjalan,” kata Nufranza pada konferensi pers virtual, Senin (8 Agustus 2020). -Menurutnya, jika tidak ada yang membeli produk yang dihasilkan oleh para pengusaha tersebut, tidak ada artinya jika UMKM saat ini bergerak menuju ekosistem digital.

Baca: Berkat Dana Tambahan, UMKM di Provinsi Lampung Kembali Beraktifitas dan Buka Usaha Baru

Bacaan: Beri Gaji ke-13, Sri Mulyani Minta PNS membeli produk dalam negeri- “Pemerintah juga meningkatkan kampanye” Made in Indonesia Pride “, yang bertujuan mendorong masyarakat untuk membeli produk dalam negeri, kata Nufransa. – Ia menambahkan bahwa masyarakat saat ini cenderung menabung untuk berjaga-jaga, Karena dalam pandangan pandemi Covid-19, belum diketahui kapan akan berakhir.

“Tapi lebih banyak tabungan yang disimpan, uang tidak bergerak, uang tidak bergerak, dan perekonomian tetap diam. “Kata Nufransa. 28 triliun dolar AS, digunakan untuk restrukturisasi kredit 78,78 triliun rupee dalam dana investasi bank dan 5 triliun rupee untuk biaya penjaminan,” kata Nufransa.

Selain itu, lanjut Nufransa, anggaran ini juga merupakan rencana untuk mendapatkan modal kerja Rp 1 triliun, UMKM PPh final sebesar Rp 2,4 triliun yang didukung oleh pemerintah dan investasi yang disediakan oleh koperasi sebesar Rp1 triliun. dana.

“Tentu saja, tujuan dari rencana tersebut adalah untuk melindungi, memelihara dan memelihara Nufranzá,” kata: “Pengusaha dengan kemampuan finansial dapat bertahan dari pandemi dan merevitalisasi ekonomi. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *