Sepanjang 2020, semua data perdagangan BEI merah dan luar negeri bocor Rp 42 triliun

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan nilai jual bersih investor asing akhir pekan ini mencapai Rp 829,6 miliar.

Sekretaris Jenderal BEI Yulianto Aji Sadono (Yulianto Aji Sadono) mengatakan, orang asing sudah benar-benar kabur atau mencatatkan kekayaan bersih. Dalam keterangan resminya pada 26 September 2020, ia mengatakan: “Sepanjang tahun 2020, India akan menjual 42,17 triliun rupiah.” “Minggu ini, pasar modal Indonesia menunjukkan tren volatile dan kuat di zona merah.” – – Yulianto mengatakan untuk data minggu ini rata-rata frekuensi harian turun 5,46% dari minggu lalu 617.200 transaksi menjadi 5,8356 juta transaksi.

Kemudian, rata-rata volume perdagangan minggu ini melemah dibandingkan 11,48 miliar saham di minggu sebelumnya, meningkat 17,24% menjadi 9,5 miliar saham.

Baca: Sejak diberlakukannya PSBB di Jakarta, volume perdagangan harian BEI bahkan mencapai rekor tertinggi

Selain itu, rata-rata volume perdagangan nilai tukar harian turun, dan SAR turun 16,90% menjadi Rp 6,74 Triliun mulai pekan ini Mulai Rp 8,12 triliun.

Di saat yang sama, nilai pasar minggu ini juga turun dari 5.878,49 triliun rupee menjadi 5.751.97 triliun rupee, terhitung 2,15%.

“Alhasil, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 2,24%, sampai-sampai dia menyimpulkan, dari level 5.059,22 pekan lalu ke level 4.945,79.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *