Tol Kertosono-Kediri akan beroperasi pada 2023 dan pembebasan lahannya awal tahun depan

Tol Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kertosono-Kediri diharapkan beroperasi pada 2023. Seiring berlanjutnya pembebasan lahan, pengerjaan konstruksi akan dimulai awal tahun depan atau awal 2021. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) merupakan anak perusahaannya PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Guna mempercepat pembangunan jalan tol Untuk menunjang infrastruktur Bandara Kediri yang sedang dibangun, Gubernur Jawa Timur mengusulkan untuk menentukan lokasi stasiun tol (penlok). Direktur Utama PT JNK Arie Irianto, Rabu (23/9/2020) menjelaskan pembangunan proyek tol Kertosono-Kediri. Langkah-langkah otorisasi program. Keputusan untuk mengubah rencana right of way telah disetujui pada Agustus tahun lalu, dan Gubernur Jawa Timur telah mengajukan keputusan (penlok) untuk menentukan lokasi. Setelah penandaan selesai, kami akan terus menyetujui rencana proyek akhir (OJK) dilanjutkan dengan pembebasan lahan, ujarnya. Kertosono-Kediri merupakan perpanjangan jalan tol Ngawi-Kertosono. Suplemen “Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol” (PPJT) tahun lalu menegaskan persetujuan lingkup lain. -Memiliki dua stasiun tol-Panjang jalan tol menuju Kertosono-Kediri 20,3 kilometer, dan biaya investasi 3,9 triliun rupiah. Jalan tol ini akan dilengkapi perempatan (Kedungsoko) dengan jalan tol Ngawi-Kertosono.

Baca: DPRD Dukung Pembangunan Bandara Kediri

Tol ini juga akan menjadi Bupati di Kabupaten Nganjuk dan Ed Yiri. Selain itu, tol Kertosono-Kediri diharapkan memiliki dua pintu tol (GT), yakni Sugihwaras GT dan Kediri GT. Ali menuturkan, sejak tol Ngawi-Kertosono beroperasi penuh sejak 2018, total panjang tol ruas Ngawi-Kertosono-Kediri yang dikelola PT JNK adalah 108 kilometer. Tujuannya, sebenarnya pembangunan tol Kertosono-Kediri rampung pada 2023. Secara keseluruhan sesuai target, yaitu 2023, “jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *