Kepala sosialisasi industri untuk mencegah coronavirus

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Coronavirus (Covid-19) telah menjadi masalah, yang sangat memprihatinkan pada akhir 2019 karena tidak hanya menghancurkan kesehatan tetapi juga menyebabkan hilangnya nyawa.-hingga 25 Februari 2020 Pada hari itu, virus korona mencapai 80.146, dan jumlah terbesar ditemukan di Provinsi Hubei, Cina, dengan 77.658.

Industri juga telah mengambil langkah-langkah yang diharapkan terhadap potensi penyebaran virus ini, termasuk langkah-langkah yang diambil oleh para manajer perusahaan industri. — Jababeka Infrastructure, manajer Kawasan Industri Jababeka (KIJA), bekerja sama dengan Biro Kesehatan Kabupaten Bekasi, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia dan Pusat Medis Kepresidenan, mengadakan acara sosialisasi non-proliferasi, Rabu, 4 Maret 2020, Bangunan markas Covid-19.

Baca: P Pandawa 87 dibeli oleh Adi Putro Carrosserie sekarang memiliki Châbuss ssis de luxe Volvo B11R

Aktivitas sosial ini diprakarsai oleh pendiri Jababeka Presiden dan presiden kelompok SD Darmono, seorang aktor yang mendidik industri, di zona industri Jababeka, ada sekitar 1.000 orang asing dari perusahaan multinasional dari perusahaan multinasional.

Baca: Ngabalin Tuding mendapat banyak informasi tentang virus Corona dari media sosial

“Tujuan acara sosial ini bukan hanya tujuan mendidik penyewa, sehingga kita dapat mencegah virus Corona sesegera mungkin. Tanpa panik, Chief Operating Officer PT Jababeka Infrastructure Endy Arief Budyanto mengatakan dalam siaran pers tertulis: “Untuk menjaga produktivitas bisnis dan kelancaran operasi. Dan perwakilan manajemen warga Jababeka.

Sebagai moderator dari acara ini, Dr. Ayu Ningtyas dari Presidential Medical Center memperkenalkan Dr. Ahmad Widiatmoko SpP, Ketua Asosiasi Pulmonolog Indonesia sebagai juru bicara

Dr. Ahmad tampi dan perwakilannya Dr. Bekasi Health Service. Irfan Maulana MKK bertanggung jawab untuk pencegahan penyakit dan pengendalian sumber daya.

Dalam pidato Dr. Ahmed, dia mengajari kami cara menekan penyebaran Covid-19 agar tidak menjadi penyakit yang menyebabkan kepanikan. Selain itu, Dr. Ou Fan menjelaskan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mencegah penyakit berbahaya ini. Endi mengatakan: “Sosialisasi ini juga melibatkan beberapa rumah sakit, seperti Rumah Sakit Cikarang Medika; Rumah Sakit Mitra Mitra Cikarang; Rumah Sakit Permata Keluarga.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *