Perlu nilai reset pengamat untuk menyelamatkan BPJS Kesehatan

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai BPJS Kesehatan perlu ditata ulang untuk menghindari defisit-Agus menilai sifat kerja sama internal BPJS Kesehatan harus Diusulkan dalam perjanjian BPJS Kesehatan.

Baca: Teten Masduki memaparkan tiga fase pemulihan ekonomi koperasi saat pandemi

“Jadi, kita harus menata kembali dan harus membangkitkan esensi gotong royong ini,” tutur Agus Pambagio di perusahaan multinasional. Dalam sengketa Trijaya, Sabtu (20/6/2020), menurut Agus, rekonstruksi bisa dilakukan melalui regulasi, termasuk UU Nomor 24 Tahun 2011.

Agus mengatakan undang-undang itu punya sejarah 10 tahun, jadi perlu pembenahan agar bisa ditentukan.

Baca: KM Puspita Jaya Tewas di Perairan Selat Sunta, 6 Orang Selamat, dan 10 Orang Dinyatakan Hilang

“UU BPJS Nomor 24 Sudah Hampir 10 Tahun Ditinjau. Kami akan pertimbangkan kembali penataannya. Pentingnya Kata Argus .

Menurut Argus, langkah ini diperlukan untuk menghindari potensi kebocoran dan kecurangan yang mungkin terjadi pada subjek BPJS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *