Setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membatalkan putusan KPPU, Grab lolos dari denda multi-crores

Wartawan Kontan melaporkan Vendy Yhulia Susanto-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab), dan PT Teknologi Transportasi Indonesia (TPI) menjatuhkan denda beberapa miliar rupee dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). -Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN) mendukung penolakan Grab dan TPI terhadap putusan KPPU.

Grab dan TPI menentang putusan KPPU tentang penyediaan layanan transportasi persewaan khusus untuk aplikasi perangkat lunak Grab App yang dioperasikan oleh wilayah Jabodetabek ( Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi), Makassar, Medan dan Surabaya. Nomor pendaftaran perkaranya adalah 13 / KPPU-I / 2019.

Dalam putusannya, KPPU dihukum 7,5 miliar rupiah karena melanggar Pasal 14 (d) Pasal 14 Perpres 14 Denda dan 225 miliar rupee. Perilaku monopoli dan persaingan perdagangan tidak sehat dilarang.

Selama periode ini, TPI memberlakukan denda sebesar Rs 4 crore dan Rs 15 crore masing-masing untuk kedua proyek tersebut. – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menyidangkan putusan tersebut pada Jumat (25/9/2020) ini dan akan memutuskan untuk mendukung penentangan dari Grab dan PT Teknologi Transportasi Indonesia (TPI).

Kuasa hukum Grab dan TPI, Hotman Paris Hutapea mengatakan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memenangkan Grab dan TPI dalam kasus KPPU. Karena itu, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membatalkan putusan KPPU. Sebelumnya, Grab dan TPI divonis oleh KPPU dan denda total Rp 49 miliar.

“Semua putusan dibatalkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” kata Hotman di laman Instagram, Jumat (25 September 2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *