Karena pecahnya Covid-19, 2,8 juta karyawan harus pergi, hotel dan restoran memiliki jumlah terbesar

Reporter Tribunnews.com, laporan Reynas Abdila-JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Bambang Satrio Lelono, direktur pelatihan dan pengembangan produktivitas di Kementerian Tenaga Kerja, menunjukkan bahwa 2 juta orang dipecat dan PHK dari coronavirus nasional atau Covid-19 yang populer di Indonesia Tingkat setelah epidemi.

Di ibukota, data rujukan dari Kementerian Tenaga Kerja, Imigrasi dan Energi (Disnakertrans) Provinsi DKI di Jakarta melibatkan pemecatan 16.065 pekerja. 72.770 pekerja harus diberhentikan tanpa menerima gaji. / 4/2020) .

Presiden PHRI (Asosiasi Industri Hotel dan Restoran Indonesia) Presiden Hariyadi Sukamdani menegaskan bahwa industri hotel dan restoran setidaknya mengetahui kemungkinan hilangnya pendapatan, dan industri pariwisata valuta asing dari Januari hingga April mencapai 4 miliar Dolar Amerika. – Adapun konsumen domestik, potensi hilangnya pendapatan hotel dan restoran setidaknya 60 triliun rupee.

“Pengurangan jumlah wisatawan Cina saja dapat dihitung sebagai kerugian sebesar 1,1 miliar dolar AS. Jika Amerika Serikat termasuk dalam pengurangan wisatawan asing lainnya, kerugiannya adalah 400 miliar dolar AS.”, Katanya.

Baca: Mudik dilarang karena epidemi virus korona, jalan tol fly over Jakarta-Sikampik akan ditutup

“Diperkirakan 2 juta pekerja di industri hotel dan restoran dipengaruhi oleh pandemi Covid 19 Dampaknya besar, kebanyakan dari mereka mengambil cuti yang tidak dibayar dan diberhentikan karena kesulitan perusahaan. Kartu pra-kerja sangat berguna bagi pekerja untuk menerima hadiah uang tunai dan meningkatkan keterampilan kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *