Pengusaha bereaksi positif terhadap rencana Penggabungan Bank BUMN Syariah

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Arief Rosyid, Wakil Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia BPP (HIPMI), mengatakan pihaknya menyambut baik merger tiga BUMN komersial milik negara Perancis. )).

Menurut Arief, sudah tepat kebijakan merger bank umum syariah yang tergabung dalam Himpunan Perbankan Umum (Himbara). . “Saya yakin bahwa tindakan yang diambil oleh Erick Thohir sebagai Menteri Negara BUMN adalah tepat dan menghirup angin segar ke dalam kemajuan ekonomi dan keuangan Islam, karena sekitar 70% dari aktivitas ekonomi dan Islam saat ini. Keuangan semua fokus pada perbankan syariah, “kata Arief kepada wartawan, Rabu / 10/2020. Baca juga: Dimerger Bank BUMN Syariah, Aset Konsolidasi Buram Jadi Rp 214,78 Miliar – Penjelasannya meyakini bahwa merger bank umum syariah milik negara dapat mendorong perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. — Saat pandemi Covid-19 belum teratasi, dia yakin kebijakan ini sudah tepat.

Lihat juga: Proposal Penggabungan Bank Syariah untuk Meningkatkan Daya Saing — – “Dia menambahkan:” Selama pandemi, bank-bank umum syariah di Himalaya berkinerja baik dan melampaui rata-rata perbankan nasional. . Hal senada juga diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Tanfidziyah. Buku Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas.

Robikin berkeyakinan bahwa merger bank umum syariah milik negara harus segera dilanjutkan. Hukum Syariah Islam di Indonesia. Di banyak negara, dengan booming ekonomi Islam, dibutuhkan bank syariah yang kuat. Untuk itu, menurut saya, jika bank umum syariah merger, alangkah baiknya, ”kata Robkin. Penandatanganan Conditional Merger Agreement (CMA) pada Senin malam untuk mengintegrasikan dan meningkatkan nilai merek Bank BUMN Syariah. Langkah awal penggabungan ketiga bank umum syariah milik negara menjadi bank syariah nasional terbesar di tanah air.10 Desember 2020) -oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Penggabungan CMA ditandatangani oleh perwakilan dari tiga himpunan bank negara (Himbara) Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk; dan tiga bank syariah milik negara yaitu PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *