Menteri Perhubungan mengecam Batik Airlines karena gagal memenuhi kesepakatan sanitasi

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan akan mengeluarkan peringatan kepada Batik Airlines yang menyatakan maskapai tersebut belum melaksanakan perjanjian kesehatan.

Sebelumnya, Komite Kelima DPR telah mengajukan pengaduan. Nanti kita salahkan batik, karena kadang orang suka melakukan kesalahan di Covid-19 dan terus berbuat salah, jadi kita salahkan, “ujarnya saat rapat kerja dengan panitia V DPR RI, Senin (31/8). Baca: Inspektur: Sanksi Kementerian Perhubungan terhadap Batik Air dan Angkasa Pura II Terlalu Ringan

– Bacaan: Viral Pramugari 247 Batik Air Ajukan Petisi THR, Berikut Lion Air Group Balasan dari

Sebelumnya, Pansus Kelima DPR memang menekankan implementasi kesepakatan sanitasi yang belum mencapai level tertinggi di antara maskapai penerbangan, salah satunya rapat kerja anggota Panitia Kelima Athari Gauthi Ardi Itu diteruskan. Bagus sekali, tapi harus diperhatikan pelaksanaannya. Bahkan maskapai penerbangan sering mengabaikan pedoman tersebut. Athari mengungkapkan pengalamannya dan anggota DPR lainnya berada di pesawat “batik”, yang tidak menerapkan prosedur kesehatan apa pun, seperti Jarak fisik. Sesuai aturan, seharusnya 70% dari jumlah penumpang, tapi di bawah naungan Lion Air Group, maskapai ini sudah menerapkan 100% jumlah penumpang. Dia bilang: “Dia tidak ada keterasingan sama sekali.

“Kita tahu bahwa pemulihan ekonomi itu penting, tapi kita tidak ingin masyarakat menjadi korban kontraksi Covid-19. Ketua Panitia V Lasarus mengatakan di jalur Athari, angkutan umum memang Itu tempat yang kondusif bagi penyebaran virus corona .

Oleh karena itu, dia menegaskan Kementerian Perhubungan harus tegas mengutuk atau menindak keras angkutan umum yang belum melaksanakan perjanjian sanitasi.

“Seperti kemarin, saya beri Perusahaan merasa marah, tetapi saya tidak perlu menyebutkan namanya. Ketika orang-orang di waktu senggang, orang yang melihat kita adalah orang yang pendiam. Kita harus mengeluh. Ini tidak adil. Kalau bicara penumpang lain Pak bisa giliran, ”kata Lazarus.

Artikel ini dimuat di Kompas.com dengan tajuk“ Keluhan Ketidakpatuhan Perjanjian Sanitasi, Menteri Perhubungan Akan Peringatkan Maskapai Batik ”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *