HIPMI mengucapkan terima kasih kepada penanggung jawab BKPM yang telah memberikan “karpet merah” bagi para pengusaha nasional

Reporter Jakarta Tribunnews.com-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) meminta pemerintah memperhatikan lingkungan investasi dalam dan luar negeri Indonesia. Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H Maming pun mengapresiasi keberlangsungan karpet merah pemerintah bagi perusahaan atau pengusaha dalam negeri yang ingin berinvestasi.Seperti Indonesia, Indonesia terus menarik investasi asing. -Membaca: HIPMI bekerja sama dengan pengusaha muda dan orang-orang berpengaruh dorong Garuda Indonesia menjadi kebanggaan RI-Bacaan: Hipmi mengajak semua pihak dukung UU Cipta Kerja – “Kami sangat berterima kasih kepada BKPM Pemimpin menarik investor asing ke Indonesia, disaat yang sama pemerintah juga memperhatikan investor domestik dikalangan investor nasional atau investor domestik juga harus menarik perhatiannya sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Gabungkan, dapatkan karpet merah dan fasilitas berizin, hidup kita akan lebih baik. ”Kata Ma Ming dalam seminar web strategy yang diadakan dengan Ketua DPR RI, Kepala Kementerian Perindustrian dan Perdagangan RI, dan Kepala BKPM. , Kamis (6/8/2020). Langkah peningkatan investasi adalah klarifikasi birokrasi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam implementasi kebijakan juga penting untuk menarik investor. “UU penciptaan lapangan kerja juga patut dinantikan, karena di era persaingan saat ini perlu dipercepat. CEO Sixty-nine Group mengatakan.“ Kecepatan seperti itu harus didukung oleh pengawasan.

Maming, yang sudah dua kali menjabat sebagai Tanah Bumbu, menilai dirinya kerap mendapat tekanan regulasi. — Namun, diakuinya pemerintah saat ini telah melakukan tindakan penyederhanaan regulasi. Tumpang tindih ini dilakukan dengan metode terintegrasi. -Mengapa ada masalah di daerah ini, karena kekuasaan kepala daerah sudah dicabut. Dulu, saat saya menjadi bupati, kekuasaan gubernur direbut. Ia mengatakan, pemerintah pusat, dengan semangat presiden, semua perjanjian lisensi ini dijalankan di pintu yang sama karena ditegakkan oleh undang-undang yang menciptakan pekerjaan. “- Dia berharap UU itu bisa menarik investasi asing di Indonesia. Maming mencontohkan, seperti nikel. Selama ini Presiden Joko Widodo ingin pengusaha meningkatkan kinerjanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *