Untuk menjaga pasokan ke Sumatera dan Jawa, Pertamina EP mengangkut gas bumi dari SKG-19

Dalam tantangan pandemi Covid-19, PT Pertamina EP sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) tetap berkomitmen untuk melaksanakan proyek-proyek yang telah diidentifikasi guna mencapai tujuan menjaga produksi. Ketahanan energi nasional. Salah satu proyek yang berhasil dilaksanakan sesuai target adalah proyek kompresor gas Musi SKG-19 yang berlokasi di wilayah kerja site Pertamina EP Asset 2 Pendopo.

Baca: Pertamina Aktif Buka 3000 Gerai Bright hingga 2025-Baca: Perkenalkan PertaShop Pertamina dan Dorong Pembentukan Pusat Ekonomi Baru-Proyek Kompresor Gas SKG-19 yang berlokasi di Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musilavas, India Desa Bangun Rejo. Sumatera Selatan merupakan tahapan dalam pengembangan Ladang Minyak Musi, dimana dipasang kompresor bertekanan rendah untuk mengoptimalkan produksi gas bumi dari sumur Ladang Minyak Musi. Tiga Sumatera dan Jawa Barat. Berhasil menyelesaikan proyek dengan target investasi USD 17,3 juta, yang diselesaikan 15 hari lebih awal dari target semula.

“Akibat pandemi Covid-19 pada triwulan II tahun 2020, peralatan terhambat. Namun dengan upaya SKK Migas dan Pertamina EP, progres proyek tersebut telah membuahkan hasil yang positif, sehingga dapat segera dioperasikan.” Kata Julius. Terjadinya zero accident merupakan kerja keras dan kerjasama yang baik dari semua pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait termasuk masyarakat dan pemerintah daerah, SKK Migas, Pertamina EP dan PT Indo Turbine”.

Proyek yang dilaksanakan oleh PT Indo Turbine meliputi pemasangan 4 buah kompresor LP, 4 buah penyedot debu LP, 4 buah pendingin gas Inster Stage, sistem drainase tertutup dan pemanas tertutup rapat gas kering.

Pemasangan kompresor gas bumi SKG-19 akan mengoptimalkan transportasi gas bumi di lapangan minyak Musi yang merupakan penggerak utama produksi gas bumi di Sumatera bagian selatan. Melalui manajemen proyek yang baik, proyek ini dapat diselesaikan dengan aman, dengan waktu kerja yang aman 356.205 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *