Wanita harus didorong untuk memasuki dunia kerja secara setara

Reporter Tribunnews.com melaporkan, Reynas Abdila-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Badan Pusat Statistik (BPS) mencontohkan, hingga Februari 2020, jumlah partisipasi angkatan kerja dalam tim kerja perempuan meningkat dari 55% menjadi 54,6%. — Meskipun proporsi laki-laki lebih tinggi, namun telah meningkat sekitar 82% menjadi 83%.

Maya Juwita, Direktur Eksekutif Aliansi Bisnis Pemberdayaan Perempuan Indonesia, mengatakan ketimpangan status perempuan di kalangan perempuan di dunia kerja harus mendapat perhatian serius.

Selain itu, pandemi Covid-19 berdampak besar pada wanita.

“Pandemi Covid-19 telah membuat perempuan lebih mungkin kehilangan pekerjaan. Perempuan mendominasi sektor seperti ritel hingga pariwisata,” kata Maya. Pada webinar pada Jumat (28/8/2020) bertajuk “A Path to Sustainable Economic Development: Women in the Indonesian Workforce”.

Menurutnya, dampak pandemi terhadap perempuan seharusnya juga diperburuk oleh beban keluarga yang tidak adil. Dapatkan dukungan dari wanita di panggung keluarga.

Belum lagi potensi kekerasan yang paling sering ditemui perempuan.

IBCWE percaya bahwa sangat mungkin untuk mendorong cara kerja yang lebih fleksibel bagi perempuan. -Dia menekankan: “Misalnya bekerja di rumah selalu dapat meningkatkan produktivitas. Fleksibilitas pengaturan kerja sangat menarik.”

Gajah Tunggal, Deputy Group Executive Chairman, Catharina Widjaja setuju. –Dia menekankan bahwa perempuan harus didorong untuk berkelanjutan di dunia kerja. Menerima karyawan tidak membuat pria dan wanita berbeda. Dia berkata.

Lany Hari janti, pemimpin proyek nasional dari Global Reporting Initiative (GRI), Indonesia, menekankan pentingnya berinvestasi dalam mendukung perempuan, yang kondusif bagi pembangunan berkelanjutan perusahaan. “Ini juga akan membantu mempersiapkan SGD ( Keberlanjutan) laporan. Lany berkata: “Ini memudahkan perusahaan untuk melakukan apa yang telah mereka lakukan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *