Para ekonom memperkirakan bank sentral Indonesia akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bank Indonesia (BI) akan menurunkan BI-7-day reserve pension rate (BI-7DRRR) yang diumumkan kepada direksi sebesar 25 basis poin (bps), yang diumumkan pada rapat hari ini, Rabu (19/8). / 2020).

Ekonom Bahana Sekuritas Putera Satria Sambijantoro mengatakan BI kemungkinan akan menurunkan suku bunga pada Agustus, salah satunya adalah surplus perdagangan. . Mencapai 3,26 miliar dolar AS pada Juli, jauh melebihi surplus konsensus pasar sebesar 889 juta dolar AS, ‚ÄĚkata Satria dalam komentarnya di Kompas.com, Rabu (19/8/2020).

Baca: How is this Perolehan peringatan 75 tahun berdirinya mata uang mandiri yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia-Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa surplus tersebut disebabkan oleh relatif tingginya ekspor bulanan (mtm) sebesar 14,33%, sedangkan impor justru mengalami penurunan sebesar 2,73% per bulan.

Pertumbuhan ekspor ditopang oleh kenaikan harga komoditas Kenaikan harga komoditas tersebut menyebabkan harga emas (HS71) dan minyak sawit (HS15) melebihi flexible automobiles and parts (HS87), steel (HS72) dan equipment (HS85). ) Dan ekspor barang manufaktur lainnya. Sebaliknya, Neraca Pembayaran (NPI) Indonesia pada triwulan II tahun 2020 mencatat surplus US $ 9,2 miliar pada triwulan II. Pada tahun 2020 sudah mengalami Setelah defisit 8 pada kurva sebelumnya sebesar 5 miliar dolar AS.

Perbaikan situasi neraca pembayaran disebabkan oleh berkurangnya defisit neraca berjalan dan surplus neraca modal dan finansial yang besar.

Defisit akun saat ini adalah 2,9 miliar dolar AS (dalam PDB 1,2%), lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang 3,7 miliar dolar AS (1,4% dari PDB).

Surplus akun modal dan pembiayaan adalah 10,5 miliar dolar AS, terutama investasi aset bersih dan investasi ngsung. Pada kuartal sebelumnya Pada kuartal tersebut, transaksi modal dan finansial mencatat defisit US $ 3 miliar. Namun, faktor lain yang perlu diperhatikan adalah depresiasi rupee terhadap dolar AS. Namun, Satria menilai business intelligence (BI) sangat puas dengan perubahan nilai tukar. .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *