Selama pandemi Covid-19, pertanian tepat, menggunakan lahan sempit bisa menghasilkan ratusan ribu

Laporan reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian menyatakan telah menyusun road map bahan pangan selain beras untuk menghilangkan stunting.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, mengatakan perlu adanya perubahan cara berpikir masyarakat agar rencana tersebut berhasil. Cabai, ”ujarnya di ruang kerjanya, Minggu (28/6/2020).

Baca: Saat Anak Menolak Makan Buah dan Sayur, Yang Perlu Diketahui Orang Tua

Ratner Sa Makanan Rupa (Ratna Sarumpa) Yang Dikenal Makanan Beracun-Syahrul menjelaskan, masyarakat bisa menggunakan sedikit tanah di dalam rumah dan tidak perlu menanam sayur secara besar-besaran, harganya $ 0 ribu per bulan tanpa mengeluarkannya. “Dia menambahkan. “Kalaupun produksi massal, omzet orang bisa mencapai ratusan juta dolar dan bisa ekspor.” “Jika permintaan ekspor diformat lebih baik, bisa diekspor. Dalam dua tahun ke depan, dunia membutuhkan produk pertanian negara kita, “Dia menyimpulkan.

Tidak hanya beras pokok pertanian Indonesia, tetapi juga -Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengkampanyekan gerakan diversifikasi pangan Indonesia.Serangkaian kegiatan hari campuran pertanian digelar di Jakarta pada Minggu (28/6/2020). .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *