Profil Kris Wiluan, grup Batam yang terjerat di Singapura

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Taipan Indonesia Kris Taenar Wiluan (Kris Taenar Wiluan) diduga terlibat insiden serius dengan Singapura. Pedagang Batam didakwa dengan 112 dakwaan penipuan, perdagangan palsu dan manipulasi pasar. — Kris Taener adalah pemilik perusahaan di bawah Citramas Group dan KS Energy. Citramas Group adalah perusahaan yang berbasis di Batam yang memproduksi berbagai jaringan pipa dan peralatan pendukung untuk pengeboran minyak dan gas. . Perusahaan ini diketahui memiliki lebih dari 3.000 karyawan.

Selain minyak dan gas, perusahaan juga mengembangkan infrastruktur, termasuk kawasan industri, taman digital dan terminal feri, operasi rekreasi (termasuk terminal, lapangan golf, dan resor), studio animasi, dan produksi film. — Pada saat yang sama, KS Group adalah penyedia jasa pengeboran minyak dan gas lepas pantai yang terdaftar di Bursa Efek Singapura. Forbes memasukkan tiga ayah di antara 40 orang terkaya Indonesia dari tahun 2007 hingga 2009. Kris Wiluan dari KS Energy menyediakan rig pengeboran dan layanan pendukung untuk industri minyak dan gas di Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa dan lepas pantai utara.

Jaringan bisnisnya menjangkau banyak negara, dan ia mengaku terus merambah industri migas. Indonesia.

Dia juga menguasai bisnis keluarga Citra Bonang. Citra Bonang telah berkembang dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri bumbu hingga distribusi suku cadang mobil dan pelumas.

“Kami telah diliput oleh Exxon Mobil, Shell, Total, BP, Chevron, Premier Oil, ConocoPhillips,” kata Kris Wiluan dalam wawancara dengan Harian Kompas pada 22 Agustus 2013.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *