Bandara Leo memanggil penumpang yang ditinggalkan, dia menyatakan keprihatinan bahwa dia terlambat

Laporan reporter Tribunnews.com Hari Darmawan

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Seorang penumpang remaja bernama Karolus Ombang mengaku tertangkap pesawat Lion Air JT-681 di Bandara Gili Riut, Sabtu (18/7/20200). Ditinggalkan, Palankaraya (PKY) di Kalimantan Tengah terbang ke Surabaya.

Personel terkait pada awalnya dilanjutkan dengan pengambilan Batik Airlines ID-6130, dari Bandara Naanda melalui Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo, dan dilanjutkan ke Eastern Airlines dari Bandara Nuanda Tenggara pada hari kedua.

Lion Air Danang Mandala Prihantoro, buletin strategis grup, membantah pihaknya mengabaikan penumpang.

Danang menyatakan pihaknya sudah mengatur pelayanan penerbangan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Baca: Kemenhub Selidiki Lion Air Soal Pemberitaan Penambalan Kursi Pesawat- “Lion Air di Bandara Gigirivut menyebutkan, penumpang yang dicadangkan termasuk kategori penumpang terlama. Hal itu dilaporkan Bank Dunia pada pukul 08.10 dan tidak muncul di Di pesawat. Ruang tunggu, “Da Nang menegaskan, Senin (20/7/2020).

Baca: Bali Air Sudah Ada, Ini Lokasi Layanan Rapid Test Lion Air Group Covid-19

Da Nang menjelaskan, Penerbangan JT-681 dijadwalkan berlangsung pukul 07.45 WIB saat lepas landas. Karena peraturan terkait dengan konter check-in, itu ditutup 30 menit sebelum keberangkatan, dan waktu boarding ditutup 10 menit sebelum keberangkatan.

“Informasi yang terbentuk menunjukkan bahwa Lion Air telah menolak dan mengabaikan potensi penumpang,” kata Da Nang.

Da Nang juga mengungkapkan bahwa proses pengecekan atau verifikasi dokumen lain yang dilakukan calon penumpang di bandara bukanlah kesalahan atau niat Lion Air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *