Apa kata pengusaha di tahun Jokowi-Ma’ruf berkuasa?

Pengurus Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin dari TRIBUNNEWS.COM-Indonesia Maju baru berusia satu tahun. Tak bisa dibandingkan dengan periode sebelumnya, mengingat pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia.

Michael Susanto Pardi, Ketua Umum Asosiasi Kimia Anorganik Dasar Indonesia, mengatakan pemerintah saat ini, terutama tim ekonomi, di bawah komando Jokowi-Ma’ruf, tentu belum sempurna. : Anwar Abbas Catat Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf, Tegaskan Isu Ekonomi-Baca Juga: KSPSI Pastikan Ada di Jokowi Tidak ikut protes energi kinetik selama setahun — Maruf (Maruf) —tapi Michael menambahkan bahwa sebagai pengusaha, dia mengevaluasi posisi menteri. Tim ekonomi saat ini mampu membuat Indonesia menghadapi pandemi dan resesi.

“Periode saat ini dan periode sebelumnya menghadapi tantangan yang berbeda, kondisi makro ekonomi yang berbeda, dan pandemi saat ini,” jelas Michael saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (19/10).

Baca juga: Sebelum Jokowi-Maruf Amin (Jokowi-Maruf Amin) Bertahun-Tahun dan Jelang Protes Penciptaan Lapangan Kerja, Kawasan Grodok Jadi Prioritas Utama Keamanan-Michael Bilang Tim Ekonomi Saat Ini adalah Indonesia Yang terbaik yang pernah ada. Bahkan, dinilai jika orang-orang dalam tim ekonomi tidak bisa menghadapi situasi ekonomi di Indonesia, mungkin akan lebih buruk dari sekarang. -Tak bisa dibayangkan jika dalam situasi pandemi ini, Tim ekonomi tidak akan puas. Michael berkata: “Kalau tidak, saya pikir situasi ekonomi Indonesia mungkin lebih buruk daripada saat ini. Apel yang bukan apel. Dibandingkan dengan periode sebelumnya. Ajib mengatakan: “Tidak ada krisis seperti tahun 2020 di paruh pertama tahun ini. Oleh karena itu, dibandingkan dengan kami, jarak antara Apple dan Apple seringkali lebih kecil.” Ia bahkan mengatakan bahwa pada awal pandemi, ada Koordinasi seringkali lemah.

“Sejak awal Maret, koordinasi antar lembaga dan departemen masih lemah. Misalnya antara OJK, Kementerian Keuangan, BI, dan departemen teknis lainnya. Dia menjelaskan tahapan dan program antara berbagai kementerian dan komisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *