PGN-Pupuk Kujang bekerjasama untuk mewujudkan integrasi infrastruktur gas Sumatera-Jawa

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bentuk komitmen pelaksanaan Permen ESDM Nomor 89K / 2020 dan penguatan ketahanan energi nasional, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku subproperti gas bumi PT Pertamina (Persero) selaku PT Pupuk Indonesia (Persero) Sebagai bagian dari holding, ditandatangani Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) dengan PT Pupuk Kujang (31/8/2020).

Penandatanganan PJBG sebenarnya telah diselesaikan oleh Direktur Komersial PGN Faris Azis dan Maryadi selaku Managing Director Pupuk Kujang. Tasrif, Plt. Direktur Utama Migas KESDM Ego Syahrial, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Direktur Utama PGN Suko Hartono, dan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Ahmad Bakir Pasaman. -Faris mengungkapkan bahwa PJBG terletak di antara PGN dan pupuk, dan Kujang telah menyetujui untuk mendistribusikan gas bumi sebesar 12 BBTUD pada tahun 2020 dan 25 BBTUD pada tahun 2021 ke Pupuk Kujang Cikampek dengan harga US $ 6,0 / MMBTU. Estimasi aliran gas bumi dimulai pada triwulan IV tahun 2020 setelah dilakukan pemeliharaan instalasi di Kujang Pupuk Kujang hingga triwulan IV tahun 2021. Faris menjelaskan: “6.0 / MMBTU tentunya dapat memenuhi kebutuhan gas bumi yang akan menjadikan produksi pupuk Kujang hemat biaya dan mendorong perkembangan industri pupuk dengan mendukung perekonomian nasional.” Nicke mengatakan Pertamina Group berkomitmen penuh terhadap ketahanan energi dan pemanfaatannya. Dalam rangka menjaga pertumbuhan ekonomi negara termasuk ketahanan pangan, hal ini menjadi tujuan utama PGN Group dan Pupuk Group Indonesia untuk menandatangani perjanjian jual beli.

Suko Ha Rtono Dirut PGN juga mengungkapkan bahwa pendistribusian gas bumi ke Pupuk Kujang merupakan tonggak penting dalam percepatan ketahanan energi nasional melalui integrasi Sumatera yang sangat dinantikan – Infrastruktur gas alam Jawa-PGN akan terkoneksi Pekerjaan dilakukan pada infrastruktur jaringan pipa Stasiun Transportasi Jawa Barat (SSWJ) di Sumatera Selatan. PGN ke Jalur Transmisi Wilayah Jawa Barat (WJA) milik PT Pertagas di Jawa Barat. Suko mengatakan SKG Bitung ada di Pipa WJA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *