BNI memberikan pinjaman KUR kepada produsen denim Karawang senilai 4,025 miliar rupiah

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Persero Tbk. Sebelum Agustus 2020, BNI dapat menyalurkan kredit Kredit Komersial Rakyat (KUR) kepada petani di tambak bandeng Karawang senilai 4,025 miliar rupiah sehingga diharapkan dapat mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut. -BNI KUR adalah fasilitas kredit, tambahan modal komersial produktif, dengan batas maksimum kredit sebesar Rp 500.000.000. Suku bunga tahunan untuk periode 1-5 tahun adalah 6% -hanya dalam bentuk pembiayaan atau pinjaman, namun diperlukan peningkatan kapasitas tambahan agar petani dan nelayan dapat memperoleh keterampilan dan menambah pengetahuan manajemen mereka. Pernyataan resmi perusahaan pada hari Sabtu (2020) 29 Agustus) menulis. : BLT UMKM memiliki uang tunai Rp 2,4 juta dan menyalurkan bantuan melalui Bank BRI, BNI dan BSM untuk melihat bagaimana itu bisa. Kita tahu bahwa UMKM saat ini menjadi bagian penting dari pengelolaan untuk mendorong perekonomian nasional.

Salah satunya di bidang perikanan dimana konsumsi ikan per kapita yang terus meningkat menunjukkan besarnya potensi budidaya ikan di Indonesia.

Kenaikan total produksi terpenting pada tahun 2014 adalah budidaya ikan yang mencapai 631.125 ton bandeng. Total produksi meningkat 14,74% -ini juga menempatkan Indonesia pada peringkat teratas penghasil chano terbesar dunia dengan pangsa 52,4%, dan mengalahkan Filipina dengan pangsa 41,8%. — Baca: Aset Tetap BNI Syariah Naik 19,46% di Kuartal II Tahun 2020-Produksi Bandeng Tersebar di Seluruh Provinsi di Indonesia, Terutama di Pulau Jawa dan Banten.

Karawang merupakan salah satu daerah di Jawa Barat.Total produksi ikan pada tahun 2015 sebanyak 2.128.286 ton, dan pada tahun 2019 sebanyak 2.866.623 ton .

Baca: Kerjasama Sriwij aya Air dan BNI, Merdi Kartu ini menawarkan potongan harga tiket promosi hingga Rp 150.000-terdapat 9 wilayah yang melaksanakan budidaya tambak, di antaranya Tirtajaya didirikan pada tanggal 5 Juni 2012 dengan nama “ Kampoeng BNI Bandeng Karawang ”. Budidaya bandeng Karawang saat ini berlokasi di Tirtajaya dan Cibuaya, dengan potensi tambak seluas 6.000 hektar dan total 300 petani.

Peternak bandeng harus meningkatkan aktivitasnya untuk meningkatkan nilai tambah harga antara 18.000-27.000 per kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *