Selama pandemi Covid-19, pengecer semakin fokus pada saluran penjualan online

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Perusahaan pengaktifan e-commerce Sirclo telah meluncurkan produk bernama Swift yang dapat memenuhi kebutuhan e-commerce omni-channel. ) Jual produk mereka secara online. Online .

Swift adalah platform as a service (PAAS) yang mengelola tiga komponen dasar bagi pengguna, yaitu perangkat lunak, infrastruktur teknis, dan kustomisasi situs web.

Baca: 5 keuntungan belanja online, dari harga murah hingga gratis ongkos kirim

Swift dirancang khusus untuk perusahaan menengah dan merupakan platform unik yang memungkinkan brand melakukan semua transaksi online dengan mudah Aktivitas untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih baik kepada konsumen dan menyediakan fungsi. Penjualan lengkap terintegrasi dengan pihak ketiga.

“Seperti namanya, Swift, platform ini dapat mempercepat perkembangan bisnis digital omni-channel untuk setiap merek. Pendiri ICUBE dan CTO Muliadi Jeo berkata:” Hanya dalam empat minggu, setiap merek sekarang dapat Kelola platform e-commerce Anda sendiri dengan dukungan lebih dari 20 metode pembayaran dan 30 mitra logistik siap pakai. CTO) Sirclo dalam pernyataan tertulis. , Kamis (13/8/2020), layanan tersebut mengintegrasikan berbagai elemen ke dalam ekosistem retail. Misalnya, dengan fungsi “loyalitas pelanggan”, pemilik merek dapat berbelanja di mana saja dan secara konsisten memberi penghargaan kepada konsumen.

Baca: Cara aman untuk membeli produk elektronik secara online, jangan ingat untuk mengecek garansi produk dan kemasan

Sistem penjualan pelanggan online dan offline dapat terhubung dengan lancar, salah satunya adalah fungsi POS (point of sale) dan “Keanggotaan terintegrasi”, sehingga meningkatkan kepuasan pengalaman berbelanja konsumen.

Muliadi mengatakan bahwa Sirclo telah melihat perubahan perilaku konsumen ketika berbelanja online, dan sekarang mereka perlahan-lahan beralih ke smartphone untuk diproduksi – fenomena membeli langsung dari aplikasi atau smartphone disebut m-commerce (mobile Bisnis).

Menurut perkiraan Statista, pada tahun 2021, 73% dari total penjualan online akan berasal dari e-commerce seluler. Oleh karena itu, setiap merek di Indonesia harus memastikan bahwa situs web atau aplikasi penjualannya mudah diakses dan dinavigasi di platform seluler. “Aplikasi seluler,” Muliadi menjelaskan.

Berita tersebut disiarkan di Kompas.com dengan tajuk utama: Platform ini membantu penjualan merek secara online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *