Analis: Jika demonstrasi dikendalikan dan neraca perdagangan menjadi berlebihan, rupiah Indonesia akan menguat

Jakarta TRIBUNNEWS.COM, reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Protes terhadap pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terkontrol dan surplus perdagangan Indonesia dipandang sebagai obat ampuh untuk memperkuat nilai tukar rupee saat ini.

Ariston Tjendra, Kepala Riset PT Monex Investindo Futures, memperkirakan nilai tukar rupee terhadap dolar AS akan menguat di kisaran 14.650 hingga 14.750 rupee. Ia mengatakan hari ini pada Jumat, 16 Oktober 2020, “Hari ini kita akan menguatkan rupiah.”

Baca juga: Nilai tukar rupiah Indonesia terhadap dolar AS adalah Rp 14.718, yang diperkirakan akan berfluktuasi pada Kamis, 15 Oktober 2020-Ariston Dikatakan bahwa Trump menaikkan upayanya untuk mendekati proposal Partai Demokrat dan negosiasi masih berlangsung. Menurutnya, akibat dampak pandemi Covid-19, langkah-langkah stimulus dapat membantu negara Paman Sam memulihkan ekonominya.

Lihat juga: Perkiraan hari ini adalah bahwa IHSG akan kembali ke bawah 5.000. Dalam hal ini, ia menyimpulkan: “Sentimen baik untuk aset berisiko dan dapat mendepresiasi dolar terhadap mata uang lain, termasuk rupee.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *