Guncangan ekonomi dari era pandemi diyakini akan memberikan banyak pelajaran berharga bagi para pengusaha

Reporter Tribunnews.com Glery Lazuardi memberitakan TRIBUNNEWS.COM di Jakarta – Virus Corona atau pandemi Covid-19 langsung menggerus perekonomian Indonesia.

Semua area aktivitas lumpuh, dan efisiensi perusahaan telah menyebabkan PHK besar-besaran.

Jhonny Thio Doran, pendiri JETE, percaya bahwa lingkungan bisnis yang buruk saat ini adalah kepala yang dingin. .

Baca: Erick Thohir: Tren ekonomi Indonesia masih lebih baik dari negara-negara G20.

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah melanda semua industri, mulai dari perusahaan komersial besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang merupakan tahap perkembangan.

JETE adalah merek aksesoris handphone Indonesia yang mempunyai visi untuk menyediakan produk yang berkualitas.

Bisnis Jhonny Thio Doran di Indonesia akan menjadi perusahaan terkemuka dengan jaringan terluas.

Baca: Menko Airlangga: Transformasi digital adalah fondasi pemulihan ekonomi negara

JETE meyakini aksesoris ponsel kini telah menjadi kebutuhan pokok setiap orang. JETE bertujuan untuk menjadi cerdas, profesional, dan dapat dipercaya melalui inovasi berkelanjutan, menjaga hubungan baik, dan mendapatkan kepercayaan pelanggan.

Banyak masalah yang saat ini dihadapi juga dianggap sebagai salah satu langkah menuju sukses. “Saya yakin kita semua menghadapi masalah yang semakin meningkat, artinya harus masuk kelas,” kata Jonny, Kamis (20/11/9).

Tujuannya agar perusahaan dapat bertahan, dengan tetap menjaga integritas tim, sekaligus menjawab tantangan yang ada. “Dia berkata,” Karena hanya tim yang besar, kuat dan kompak yang bisa mewujudkan impian itu, “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *