Inilah langkah-langkah untuk meningkatkan Pertamina agar kinerja keuangan menjadi luar biasa

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT Pertamina memastikan berbagai langkah telah dilakukan untuk memperbaiki manajemen dan strategi bisnis agar kerugian yang terjadi pada paruh pertama tahun 2020 dapat diimbangi dengan keuntungan bisnis. Emma Sri Martini menjelaskan, kerugian bisnis hanya karena terganggunya kinerja bisnis akibat pandemi Covid-19.

Sekarang, PT. Pertamina telah menyelesaikan sembilan tonggak strategis. Alhasil, mulai paruh kedua tahun 2020, kinerja Pertamina menunjukkan hasil yang positif. Baca: Sejak 1993 Pertamina sudah menyalurkan Rp 3,5 triliun. Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini dalam pernyataannya mengatakan: “Dana kemitraan yang dibentuk untuk mendorong usaha kecil dan menengah-” telah mengambil beberapa langkah strategis. Sejak Maret, kami memiliki belanja modal yang efisien dan belanja operasional. Kami telah melakukan pemotongan agar kami dapat bertahan hidup. Rabu (9/9). Pertama, kurangi biaya investasi dan operasional sebesar US $ 4,7 miliar (sekitar 70 triliun rupee). Beban operasional 30%, atau US $ 3 miliar, dan efisiensi belanja modal 23%, atau US $ 1,7 miliar. -Kedua, menjaga produksi migas untuk mengekang impor.Ketiga, mengoptimalkan program loyalty dan diskon Pertamina untuk meningkatkan pendapatan.Keempat, juga dilakukan renegosiasi kontrak valuta asing dalam rupiah.

Kelima, Kurangi efisiensi konsumsi energi dengan mengganti bahan bakar penyulingan gas alam / PLN.

“Keenam, mengurangi waktu pelabuhan terintegrasi dapat mengurangi biaya penjualan komoditas

Ketujuh, menangani stasiun layanan digital dan pengadaan terpusat,” kata Emma .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *