Jika hasil tes GeNose positif Covid-19, penumpang kereta tidak bisa melanjutkan perjalanan

Laporan reporter Tribunnews.com Hari Darmawan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Test kit GeNose Covid-19 akan digunakan di stasiun kereta (KA) mulai 5 Februari 2021, sebagai syarat perjalanan dengan kereta api – ( Menhub) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan GeNose merupakan alat untuk menyaring calon penumpang KA jarak jauh Covid-19. Kereta, “kata Budi Karya di Jakarta, Rabu (20/02/03).

Sementara itu menurut Menteri Riset Teknologi Bambang Brodjonegoro (Bambang Brodjonegoro) Dalam keterangannya, GeNose bisa menentukan penumpang mana yang bisa naik kereta. melatih. Bambang mengatakan: “Pemeriksaan semacam ini oleh GeNose akan memungkinkan untuk mengisolasi penumpang yang menunjukkan Covid-19 di masa depan. Jika mereka positif di masa depan, mereka tentu saja akan mengikuti mereka dan memerintahkan mereka untuk melanjutkan. Tes swab. — Harap baca juga: Penggunaan GeNose dalam Skrining Covid-19 akan diperluas ke stasiun kereta di berbagai kota-sayangnya, pemutaran ini tentu saja bertujuan untuk memastikan bahwa orang yang bepergian dengan KA Sungguh negatif. — Sebelumnya, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan: GeNose C19 bukan alat diagnostik dan hanya bisa digunakan untuk screening.

Lihat juga: Working Group: GeNose hanya digunakan untuk screening, bukan pengganti untuk diagnosa Covid-PCR testing-19

Menurutnya, GeNose tidak bisa menggantikan test PCR. Namun hal ini hanya akan mengurangi beban orang yang ingin mengikuti tes PCR.

“Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu memperdebatkan keakuratan penggunaan GeNose,” kata Adita dalam wawancara. Obrolan virtual, Senin (1/02/2021). -Adita juga menyebutkan bahwa teknologi ini sudah lolos uji klinis oleh Kementerian Kesehatan, dan sensitivitasnya sangat kondusif untuk skrining.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *