Untuk mendukung destinasi wisata prioritas pada 2021 tersebut, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,3 triliun

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyiapkan dana untuk pengembangan destinasi wisata prioritas pada 2021. Kira-kira Rp 1,3 triliun.

“Dibandingkan tahun ini, total anggaran untuk pengembangan destinasi wisata prioritas sudah berkurang Rp 1,2 triliun,” kata Budi Karya dalam diskusi virtual, Jumat (25 Desember 2020). -Dia mengatakan anggaran pariwisata untuk tahun 2020 sebesar 2,6 triliun rupiah, dan pada tahun 2021 anggaran pariwisata baru turun 1,3 triliun rupiah.

Baca juga: Sandia Plus, yang mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif, menggunakan data besar dan metode kolaboratif – Budi mengatakan: “Tapi anggaran pariwisata 1,3 triliun rupee bahkan lebih dari 353 miliar rupee pada 2019. Lebih besar. Budi juga menjelaskan, dukungan terhadap pariwisata semacam ini dapat diselesaikan melalui beberapa kebijakan. Moda transportasi.

Budi mengatakan: “Misalnya dapat memberikan subsidi operasional angkutan multimoda dan angkutan penyeberangan untuk pembangunan dermaga di kawasan wisata seperti angkutan darat.” Untuk angkutan kereta api dapat berupa: pembangunan kereta api hingga wisata Area Infrastruktur, pengaktifan kembali rute dan konektivitas jaringan. Budi mengatakan: “— Untuk perjalanan udara, ini bisa berupa perpanjangan landasan pacu dan apron untuk menampung pesawat berbadan sempit kelas B-737 dan meningkatkan konektivitas jalan ke dan dari tempat wisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *