Anggota Komite Kesebelas khawatir DP 0% kendaraan akan menyebabkan peningkatan pembayaran bermasalah

Reporter Tribunnews.com melaporkan, Jakarta STRI Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM-Bank Indonesia (BI) resmi mengeluarkan uang muka (DP) 0% untuk membayar semua jenis kredit kendaraan bermotor.

Kebijakan tersebut akan berlaku mulai 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021.

Anggota Pansus ke-11 DPR Kamrussamad memperkirakan kebijakan DP 0% untuk mobil belum tentu “menggembirakan”. Pertumbuhan pembiayaan di industri otomotif dan daya beli penduduk.

Kamrussamad mengatakan pada Minggu (21/2/2021): “Kebijakan suku bunga default 0% untuk mobil baru dapat meningkatkan kredit macet (non-performing loan) bank dan perusahaan keuangan.” – Lihat juga: DP 0%, debitur Khawatir tidak bisa mencicil – menurutnya, perbankan dan perusahaan keuangan harus menerapkan kebijakan ini dengan hati-hati dalam menghadapi pelemahan ekonomi nasional yang semakin parah.

Lihat juga: Perlu diingat bahwa pada awalnya cahaya DP nol, tetapi jumlah angsuran bulanan lebih banyak- “Keadaan ekonomi belum kembali normal. Kebijakan PPKM skala kecil akan membatasi sosial dampak “di masa depan Tiga bulan masih harus dilihat. Kamrussamad mengatakan.

Di sisi lain, Kamrussamad mengatakan bahwa reverse BI 7 hari dari repo rate turun 25 basis poin (bps) menjadi 3,50%, yaitu suku bunga fasilitas simpanan sebesar 2,75% dan suku bunga pinjaman. tingkat fasilitas sebesar 4,25%, seharusnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia mengatakan: “Ini merupakan langkah untuk merevitalisasi momentum pemulihan ekonomi nasional. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *