Ekonomi Indonesia semakin dibatasi oleh Corona, dan kenyamanan BKPM menyiapkan izin investasi

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komite Investasi Terkoordinasi (BKPM) mengatakan bahwa karena dampak pandemi Covid-19, laju perekonomian Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa situasi ini telah menyebabkan penghentian ratusan ribu perusahaan (PHK).

Data dari Kementerian Tenaga Kerja menunjukkan bahwa jumlah pekerja yang di-PHK dan PHK telah mencapai 2,9 juta, termasuk 1,7 juta. Sudah terdaftar, 1,2 juta orang masih dalam proses verifikasi data.

Menanggapi situasi ini, BKPM sedang mempersiapkan beberapa langkah untuk mendorong pembangunan ekonomi.

Baca: Bangkok Bank mengakuisisi 89,12% dari Bank Permata untuk 33 miliar rupee (66 triliun rupee)

Salah satunya adalah memberikan lisensi komersial bagi mereka yang ingin melakukan bisnis di antara Covid, Pandemi 19, terutama di beberapa bidang strategis.

Baca: BCA telah menyiapkan 39 triliun rupee untuk kebutuhan liburan Lebaran.

Dia mengatakan dalam webinar: “Kami menemukan bahwa Covid-19 tidak terganggu dan menerapkan garis politik luas Tuan Jokowi mengenai transformasi ekonomi.” Bekerja sama dengan Sandiaga Uno, “menjadi investor dalam pandemi Covid-19”.

Baca: Corona terpapar, dan penjualan truk Fuso turun 28%

dia menjelaskan bahwa area yang dibutuhkan pada saat itu adalah kesehatan, makanan, energi, dan komunikasi dan teknologi. Bahlil mengatakan: “Untuk industri perangkat medis, kami dapat mengeluarkan 4.500 hingga 5.000 lisensi per hari.

Bahlil menambahkan bahwa BKPM terus mendorong investasi besar dan kecil untuk bekerja sama dengan pengusaha nasional (terutama UMKM) dalam rangka meningkatkan investasi nasional.Fakta telah membuktikan bahwa pandemi korona telah menciptakan efek struktural dan sistematis pada penurunan ekonomi Indonesia Seksualitas dan dampak skala besar, sehingga kreativitas dan inovasi diperlukan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Dia mengatakan: “Oleh karena itu, saya mengundang generasi muda Indonesia (milenium) untuk menjadi wirausahawan untuk meningkatkan investasi negara (PMDN). “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *