Merger dan akuisisi yang dievaluasi dapat menghemat biaya operasional untuk bank

Reporter Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda, Jakarta TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee mengatakan bahwa aksi kolektif merger dan akuisisi bermanfaat bagi industri dan perdagangan. Teori skala ekonomi, jika tindakan yang benar diambil, tindakan tersebut dapat mengurangi biaya operasi yang diperoleh.

Baca: Selama PSBB, mobil pribadi dan Angkot hanya dapat bersirkulasi di wilayah Jabodetabek.

“Industri perbankan Indonesia terus berkembang dan tetap menjadi jantung ekonomi Indonesia. Bank itu membimbing l’Money, katanya di Jakarta kemarin. Hans menyamakan bank dengan jantung yang mengirim darah ke seluruh tubuh .

Ini adalah bank Peran inti ekonomi. Bank sehat memang diperlukan. Pada saat yang sama, bank besar selalu dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar, karena bank besar membuat orang lebih percaya diri dengan aset dan modal mereka yang besar. Hans berkata: “Orang-orang bersedia menyetor dana ke deposito berjangka dan tidak memerlukan deposito berjangka atau suku bunga tinggi,” kata Hans.

Baca: PT Pindad dan PT DI memproduksi ventilator untuk pasien positif Covid-19 — -Ini pada akhirnya menurunkan biaya dana bank, dan kemudian melalui bisnis itu akan menyediakan dana dari pihak ketiga atau dana publik kepada masyarakat atau individu dalam bentuk kredit atau pinjaman.

“Ketika biaya dana bank rendah, Bunga pinjaman yang diberikan akan lebih rendah dan dapat saling bersaing. Dengan bank lain. Dia menyimpulkan: “Ini telah menghasilkan minat untuk bisnis dan individu dan bergegas untuk mendapatkan kredit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *