Pusat perbelanjaan, restoran, dan perencana pernikahan dipengaruhi oleh Covid-19

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi virus koronal (Covid-19), beberapa pusat perbelanjaan di ibukota masih beroperasi.

Salah satunya adalah pusat perbelanjaan elit di daerah Senayan, yang masih beroperasi secara normal. — Meski begitu, pusat perbelanjaan tidak lagi ramai, dan banyak pengusaha tampaknya akan membuka pusat perbelanjaan di Jakarta, salah satu toko terkenal.

Jumat (3/4/2020), Tribune menemukan bahwa orang tidak lagi menempati area perbelanjaan, sama seperti sebelum virus korona di Indonesia. Banyak toko seperti toko pakaian, toko perhiasan, pengecer mobil, sepeda motor dan barang dagangan tampaknya masih terbuka, meskipun para wisatawan kosong.

Kafe terkenal, toko kue terkenal dan restoran cepat saji yang terkenal Bahkan tanpa adanya turis, makanan di pusat perbelanjaan masih aktif.

Dapat dilihat bahwa sebagian besar wisatawan di mal adalah anak-anak. Orang tua yang tidak dipanggil dokter dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) rentan terhadap virus corona.

Orang-orang muda ini datang ke pusat perbelanjaan hanya untuk duduk dan bersantai di kafe dan restoran cepat saji di mana mereka masih bisa bekerja.

Baca: Soal Puteri Garuda telah berlalu. Kedua nyonya rumah memiliki moral selama wabah Corona. Apa yang terjadi?

Mereka awalnya datang dengan dua atau tiga teman.

Kami melihat bahwa mereka tidak mengenakan topeng atau sarung tangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *