BP Jamsostek mengurangi kontribusinya dari perusahaan sebesar 90%

Laporan dari reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Biro Jaminan Sosial (BPJS) atau BPJamsostek mendukung kebijakan pemerintah tentang pengurangan biaya keanggotaan untuk memerangi program virus Covid-19 pandemi. Ketua dan direktur BPJamsostek Agus Susanto mengatakan di Jakarta pada Jumat (5/5/2020). Agus Susanto, direktur BPJamsostek, mengatakan: “BPJamsostek sepenuhnya mendukung kebijakan ini untuk membantu perusahaan atau pengusaha menghindari PHK dan memastikan pembayaran THR.” Baca: Perjanjian Manajemen Rumah Sakit Ambon Covid-19, pasien dengan gejala yang sama masuk Pembacaan karantina IGD: 7,748 kendaraan telah dikembalikan untuk dikembalikan – Agus telah memastikan bahwa program jaminan sosial BPJamsostek telah mengorganisir donasi berdasarkan perjanjian bersama dengan pemerintah.

“Kontribusi untuk asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kematian harus dikurangi hingga 90% atau cukup. Bayar majikan 10% per bulan untuk jangka waktu 3 bulan, dan penilaian dapat diperpanjang selama 3 bulan sesuai dengan peraturan pemerintah. “Kata Argus. -Pada saat yang sama, 70% sisanya dapat dibawa ke 6 bulan ke depan.

Agus mengumumkan bahwa terlepas dari kebijakan dukungan pemerintah, manfaat rencana JKK, JKM dan JP untuk para peserta tidak akan terpengaruh atau dikurangi.

Namun, dalam empat skema asuransi sosial BP Jamsostek untuk pekerjaan terorganisir, terutama ketentuan untuk Kontribusi Tabungan Hari Tua (JHT), ketentuan tersebut belum dilonggarkan, dan selalu dibayar oleh pengusaha dan pekerja sesuai dengan peraturan saat ini. Peraturan pemerintah (PP) saat ini sedang difinalisasi.

“Kesimpulannya adalah bahwa jumlah kompensasi yang dapat dihemat peserta” Pekerjaan (kontraktor) untuk menyesuaikan sumbangan untuk program JKK, JKM dan JP mencapai Rs 12,6 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *