Setelah Covid-19: Tingkat hunian hotel di Jawa Barat hanya 5%, dengan 25.000 karyawan hotel

Menurut Tribun Jawa Barat, Nazmi Abdurahman (TRIBUNNEWS.COM) -karena prevalensi virus korona di negara asal, sekitar 25.000 pekerja hotel di Jawa Barat harus dipulangkan. Dedi Taufik mengatakan bahwa karena tingkat hunian hotel yang sangat rendah, sekitar 575 hotel di Jawa Barat terpaksa ditutup.

Hotel profesional di Jawa Barat hanya mencapai level 5% selama pelaksanaan alienasi sosial. Dulu 50%.

Situasi ini memaksa banyak hotel untuk sementara menutup dan memecat karyawan mereka.

“Hotel ditutup sendiri karena tidak ada pengunjung.” Belum ada hubungan kerja, “kata Dedi pada pertemuan di Aula Polrestabes di Kota Bandung, Rabu (4/4/2020).

Baca: Jika ada gugatan gaji , Peach Kediri meminta PSSI untuk memberikan bantuan hukum

Reading: Bayern Munich berharap Manchester City untuk mengurangi laju transfer Leroy Sane

Reading: chord gitar, lirik lagu cinta dan rahasia-Yura Yunita (Yura Yunita) feat Glenn Fredly: Tapi Anda milik teman saya-terlepas dari hotel, Geddy mengatakan partainya mengumpulkan data tentang pengusaha dan usaha kecil dan menengah yang rentan terhadap virus korona .

“Darurat ekonomi, dalam fase pemulihan ini, kita harus mengadopsi langkah-langkah dan strategi. Di salah satu dari mereka, kami mengumpulkan data yang dipengaruhi oleh Covid-19, terutama UMKM yang tidak dapat dijual di tempat wisata. Dedi mengatakan bahwa ini akan mengumpulkan data langsung dari alamat. Dedi mengatakan data akan diserahkan ke bantuan pemerintah provinsi Jawa Barat melalui bantuan tunai langsung atau “sekarang (data masih dikumpulkan). Kami berharap untuk mengembalikan status quo ini di industri pariwisata dari Agustus hingga Desember. Kemarin, kami bekerja dengan berbagai daerah dan Asosiasi profesional kota mengadakan panggilan konferensi, dan data saat ini berlanjut. “(*)

Artikel ini diterbitkan di tribunjabar.id, dengan judul 575 hotel di Jawa Barat dipaksa ditutup dan rumah bagi 25.000 karyawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *