Grup MID ID siap menggunakan normal baru setelah Idul Fitri

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menurut pemberitahuan Menteri Perusahaan Publik mengenai ekspektasi perkembangan baru dalam badan usaha milik negara (BUMN), Grup Perusahaan Penambangan (ID MIND) (Penambangan Indonesia) akan sepenuhnya melanjutkan operasinya dengan menggunakan perjanjian pemrosesan COVID-19 yang ketat. Untuk berlari.

Mengacu pada surat edaran ini, karyawan di bawah usia 45 tahun dalam grup PIKIRAN akan melanjutkan pekerjaan, termasuk PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk. Idul Fitri terisi penuh setelah akhir.

Membaca: Menggunakan metode ini untuk berhasil mengatasi dampak pandemi Covid-19

Membaca: Setelah membuka kotak dan mandi, kronologi 15 warga Sidoarjo Covid-19 positif untuk tubuh yang terinfeksi– – Keputusan ini adalah langkah menuju adaptasi ekosistem bisnis, merevitalisasi ekonomi nasional dan mendukung langkah-langkah strategis pemerintah.

“Tim PIKIRAN ID dan anggota induk akan sepenuhnya melanjutkan pekerjaan mereka setelah waktu ini. Pekerjaan rumah (WFH). Kami juga berharap untuk terus merangsang ekonomi nasional, karena PIKIRAN ID dan anggota memegang juga akan menjadi” Ini sejalan dengan kami untuk Indonesia Antusiasme masyarakat untuk menciptakan kehidupan yang makmur dan masa depan yang lebih baik, “Orias Petrus Moedak, CEO MIND ID Group, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis pada Senin (18 Mei 2020).

Membuka kembali seluruh kantor, tim ID MIND akan Mematuhi perjanjian pemrosesan COVID-19 yang ketat di lingkungan kerja dan operasi penambangan-semua karyawan harus mematuhi beberapa perjanjian, seperti menerbitkan izin perjalanan ke tambang dalam keadaan darurat dan pengujian COVID-19 yang cepat untuk menyelesaikannya melalui hasil yang tidak responsif Kebutuhan mendesak. Mengisolasi personel yang merespons.

Saat memasuki area pertambangan, semua area kerja harus mematuhi perjanjian kesehatan COVID-19, seperti mengenakan masker, menghormati jarak dan jam kerja yang ditentukan oleh personel manajemen.

Untuk karyawan baru yang tiba dari area COVID-19 di area merah, bahkan jika tes cepat tidak menunjukkan respons, mereka harus dikarantina selama 14 hari di tempat yang dipersiapkan.

“Situasi normal yang baru adalah perusahaan pertambangan pertama yang diharapkan langkah. Metode kerja akan disesuaikan dengan perjanjian manajemen COVID-19, “kata Dana Amin, Presiden ANTAM.

Situasi normal yang baru dipandu oleh kebijakan Kementerian Perusahaan Publik dan pihak-pihak terkait, terutama kelompok kerja dan kesehatan Kebijakan kementerian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *