Rencana pemerintah baru untuk mendukung UKM

Reporter Tribunnews melaporkan di Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta-Pemerintah sedang menyiapkan subsidi bunga untuk sektor komersial, terutama UMKM 35,28 triliun rupee. Subsidi tersebut tercantum dalam Perpres ke-54 edisi 2020, yang merinci keadaan anggaran nasional 2020.

“Sekarang berniat untuk memberikan dukungan” Untuk sektor bisnis, terutama UMKM, rencana ini akan dimasukkan ke dalam revisi anggaran belanja negara Presiden. Perpres baru akan mencakup subsidi bunga 35,28 triliun rupee, “Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pada pertemuan terbatas dengan Presiden pada hari Rabu (Rabu, 2020).

Melaksanakan rencana tersebut sesuai dengan peraturan Sri Mulyani, yaitu Di antara semua lembaga keuangan di bawah pengawasan Administrasi Layanan Keuangan (OJK), termasuk bank tradisional, BPR dan bank lain.

“Bank dan kredit komersial non-bank didistribusikan melalui BLU negara atau negara. Misalnya, PNM Mekaar dan Pegadaian , Dan UMi diberikan melalui investasi pemerintah PIP, tetapi juga melalui koperasi petani dan UMKM di bawah koperasi regional, termasuk dalam program bantuan subsidi bunga, “katanya. Program ini juga didistribusikan melalui rasio petani Cooper dan UMKM pemerintah daerah. Subsidi bunga, oleh karena itu, jumlah total subsidi adalah 35,28 triliun rupee, termasuk 60 juta rekening. Dia menyimpulkan bahwa likuidasi pinjaman yang terhutang adalah 285 triliun rupee, “telah mencapai 16,01 triliun rupee.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *