Awak KM Lambelu pergi ke pelabuhan Makassar untuk pemeriksaan kesehatan

Reporter Tribunnews.com, Darmawan Day

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Indonesia National Petroleum Corporation (Pelni) mencangkok awak KM Lambelu dan mereka tiba di Pelabuhan Makassar pada Rabu malam (04/08) / 2020. L

Ambil langkah ini untuk melakukan pemeriksaan fisik pada kapten dan kru. -Alasan lain adalah bahwa beberapa rute yang dilalui oleh kapal tidak dapat dihentikan karena pemerintah daerah telah menutup daerah tersebut. -Sekretariat PT Pelni Yahya Kuncoro menyatakan bahwa tindakan ini dianggap sebagai bentuk efisiensi, keselamatan dan keamanan untuk semua anggota awak. Kapten dan semua kru, “kata Yahya, Kamis (4 September 2020). Menurut perjanjian sanitasi, kapten dan kru saat ini terpisah secara independen di bawah pengawasan kapten dan kru serta pengawasan otoritas Makassar (Makassar) ) Membaca Pelabuhan: Selama karaoke dengan eksekutif PDIP, Wahyu Setiawan menghabiskan 40 juta rupee sebelum KPK ditangkap – “Kapten kapal dan semua anggotanya diperintahkan untuk tetap di kapal sampai menerima hasil pemeriksaan medis. Sejauh ini, katanya.

Baca: Tidak terkunci pada pertemuan dan siap untuk memulai permainan, jadi Spesialis KPU Briahy Code Wahyu Setiawan

Selain pemeriksaan kesehatan, kabin KM Lambelu disemprot dengan desinfektan sebelum naik untuk mencegah Covid-19 difusi.

Baca: Bahan alami curcumin secara efektif dapat meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi tidak cocok untuk obat Covid-19

Pelni juga dapat mengatur jarak antar penumpang untuk memaksakan jarak fisik bagi penumpang, keduanya Jarak maksimum adalah 1 meter dalam jumlah tempat tidur dan menunggu untuk dimakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *