Covid-19 koperasi dan UKM yang terpengaruh oleh permintaan registrasi elektronik

TRIBUNNEWS.COM Jakarta, Departemen Koperasi dan UKM telah merilis lembar kerja untuk mengumpulkan data tentang koperasi dan UMKM yang terkena dampak pandemi Covid-19. KUMKM dibuka pada 17 Maret 2020.

“Untuk dapat menerapkan kebijakan dan fasilitas pemerintah untuk peserta KUMKM yang diserang oleh Covid-19, data yang akurat diperlukan,” kata KUMKM. Rully di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Dia mengatakan bahwa di tempat kejadian, status, karakteristik dan masalah KUMKM sangat beragam dan telah menyebar ke seluruh Indonesia.

Baca: Kementerian Agama mengadakan konferensi Ramadhan Isbat melalui konferensi telepon

Baca: Pembaruan di Ambon Coronavirus-jumlah perjalanan aktor berkurang 60%

Untuk pemerintah, bagaimana memberikan jenis rencana yang tepat Dan bantuan adalah tantangan. Dia berkata: “Oleh karena itu, alih-alih mendistribusikan spreadsheet tersebut secara langsung ke masyarakat melalui jaringan alat organisasi yang terkait dengan KUMKM,” kata Fiki C Satari, seorang anggota staf khusus dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, yang memiliki Kami berkolaborasi dalam penyediaan dan analisis data ini.

Dia juga bekerja dengan kelompok masyarakat dan mitra dan asisten perusahaan kecil dan menengah, mitra ini di seluruh Indonesia dan membangun jaringan kontak.

Untuk alasan ini, pihaknya menerbitkan kuesioner elektronik, yang diisi oleh aktor KUMKM yang relevan.

Fiki melanjutkan bahwa data yang diperoleh dari spreadsheet tersebut akan diintegrasikan ke dalam sejumlah besar data di kementerian, pada dasarnya digunakan untuk memperbarui dan memproses data lebih cepat dan lebih responsif untuk mendukung program pemerintah lainnya. Dia berkata: “Oleh karena itu, tolong minta para aktor untuk memberi mereka informasi yang lebih rinci dan spesifik, karena selain dapat digabungkan dengan data sebelumnya, itu juga menghindari duplikasi data.” Diumumkan Mulai Senin (13/4/2020), ada lembaga dengan jaringan dan pemangku kepentingan peserta KUMKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *